Berita

Ade Armando/Net

Hukum

Sayangkan Ade Armando, Bank Mandiri: Menyesatkan dan Mengaburkan Inti Permasalahan

SENIN, 26 SEPTEMBER 2022 | 21:55 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pihak Bank Mandiri menyayangkan pernyataan Ade Armando yang disiarkan oleh Cokro TV terkait dengan persoalan kredit macet PT Titan Infa Energy.

“Bank Mandiri menyayangkan Cokro TV dan Ade Armando, yang menayangkan video serta narasi secara tidak utuh, dan sepihak, atas permasalahan macetnya kredit sindikasi senilai USD 460 juta, yang diterima Titan Energy dari Bank CIMB Niaga, Bank Mandiri, Credit Suisse serta Trafigura,” tulis Corporate Communication Bank Mandiri di kolom komentar Cokro Tv dilihat, Senin (26/9).

Menurut pihak Bank Mandiri, logika yang dibangun oleh Ade Armando menggiring opini publik dan diduga bertujuan untuk mengaburkan inti persoalan sebenarnya.


“Narasi pada video tersebut, menggiring opini publik, dengan tendensi menyesatkan dan mengaburkan inti permasalahan yang terjadi sebenarnya,” ujarnya.

Bank Mandiri dan kreditur lainnya, sebagaimana ketentuan telah melakukan berbagai upaya untuk merestrukturisasi kredit macet debitur, terutama kepada debitur yang tidak kooperatif agar tidak merugikan bank/kreditur.

“Termasuk melaporkan dugaan tindak pidana yang dilakukan debitur kepada aparat penegak hukum,” ungkap Corporate Communication Bank Mandiri.

Sebenarnya, untuk menyelesaikan masalah kredit macet ini, Titan cukup melaksanakan kewajibannya kepada kreditur sindikasi, sesuai ketentuan dan prosedur yang disepakati bersama.

“Perlu diketahui, perbankan adalah industri yang diatur ketat/highly regulated dan diawasi oleh regulator. Sehingga, kami tidak mungkin mendzolimi nasabah/debitur, seperti yang dituduhkan. Bank Mandiri dan kreditur lainnya menghimbau, agar semua pihak tidak mengeluarkan statement spekulatif di ranah publik, yang berkonsekuensi hukum,” demikian kata Corporate Communication Bank Mandiri.

Ade Armando sebelumnya dalam video pernyataanya yang diunggah akun Youtube Cokro Tv menyebut Bank Mandiri berusaha untuk membangkrutkan PT Titan Infra Energy dengan harapan agar sahamnya diambil alih oleh investor baru. Menurut Ade dalam video tersebut, Bank Mandiri bank milik pemerintah yang menakutkan dan tidak bisa diharapkan.

“Saya sebenarnya Bank Mandiri bisa menjadi bank andalan Indonesia. Tapi cerita yang beredar tentangnya kerap terasa menakutkan. Rasanya sih Mandiri tidak bisa diharapkan menjadi BUMN yang membanggakan. Yang saya dengar Mandiri berusaha membangkrutkan salah satu debiturnya agar perusahaan itu bisa diakuisisi oleh perusahaan yang dekat dengan pimpinan Bank Mandiri,” kata Ade dalam video tersebut.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya