Berita

Perdana Menteri Inggris Liz Truss/Net

Dunia

Krisis Tenaga Kerja, PM Inggris Liz Truss Akan Rombak Sistem Imigrasi

SENIN, 26 SEPTEMBER 2022 | 13:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pertumbuhan ekonomi Inggris semakin terancam lantaran kurangnya tenaga kerja yang memburuk. Untuk itu, Perdana Menteri Liz Truss berencana untuk meninjau sistem imigrasi.

Dimuat The Financial Times pada Minggu (25/9), Truss berencana merombak sistem imigrasi Inggris. Dengan perombakan tersebut, maka industri-industri tertentu dapat mengimpor staf dari luar negeri, yang biasanya berasal dari Uni Eropa.

Truss juga kemungkinan akan merombak aturan dengan melonggaran persyaratan berbicara Bahasa Inggris untuk beberapa sektor guna menarik lebih banyak pekerja asing.


Rencana Truss ini dinilai kurang populer, terlebih ia juga harus menghadapi rekan-rekan di kabinetnya yang anti-imigrasi.

Namun selama perjalanan ke New York pada pekan lalu, Truss menyatakan kesiapannya untuk menghadapi tantangan tersebut. Ia menegaskan pemerintahannya akan berusaha merangsang pertumbuhan ekonomi.

Menteri Keuangan Inggris Kwasi Kwarteng mengatakan pemerintah akan mengeluarkan pembaruan terkait rencana terkait hal tersebut.

"Ini bukan tentang aturan yang melonggarkan. Inti dari perdebatan Brexit jika kita ingin turun di sana adalah kita perlu mengontrol imigrasi dalam cara yang berhasil untuk Inggris,” jelasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya