Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani/Net

Politik

Puan Maharani Ngaku Sudah Kantongi Nama Cawapres Pilihannya

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2022 | 16:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Publik menanti sikap PDI Perjuangan dalam menentukan paket calon presiden dan wakil presiden yang bakal dipilih untuk pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Dinamikanya, sejumlah nama bermunculan untuk digadang sebagai pasangan yang paling cocok untuk Puan.

Sebagai tokoh yang mantap maju sebagai calon presiden, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengaku telah mengantongi nama untuk calon wakil presiden pilihannya sendiri.


Hal itu disampaikan Puan usai nyekar di makam Taufiq Kiemas, TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/9).

“Ya sudah dong, kita jalan ke mana-mana ya ada yang diincar dong. Pastinya kami akan terus bertemu. Secepatnya menyambangi (partai) yang lain,” tegas Puan.

Ketua DPR RI ini menyampaikan tentang kriteria calon wakil presiden (Cawapres) yang cocok jadi pasangan untuk bertarung dalam kontestasi Pilpres 2024.

"Namanya juga seperti mau nikah, semua calon pasti cari pasangan yang cocok. Punya visi dan misi yang sama, cita-cita yang sama. Bagaimana kemudian visi-misi dan cita-cita bersama itu bisa untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.

Menurutnya, Cawapres yang bakal mendampinginya harus solid. Teknisnya, tambah Puan, jika terpilih sebagai pasangan akan bisa bekerjasama dengan baik untuk membangun bangsa selama lima tahun ke depan.

“Kemudian jangan sampai di tengah jalan pecah kongsi, namun bisa seiring sejalan paling tidak untuk 5 tahun itu kita bisa kerja sama untuk rakyat,” tutup mantan Menko PMK itu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya