Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Diduga Sebagai Dalang Kerusuhan Protes Mahsa Amini, Militan Kurdi di Irak Disasar Serangan Artileri Iran

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2022 | 08:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

  Republik Islam Iran belakangan menjadi sorotan dunia setelah kematian Mahsa Amini saat menjalani hukuman moral, disusul dengan aksi protes besar-besaran warga yang marah dengan berita tersebut.

Iran menyalahkan pembangkang bersenjata Kurdi Iran yang diduga kuat terlibat dalam kerusuhan yang sedang berlangsung di negara itu, khususnya protes besar Mahsa Amini di wilayah barat laut, tempat 10 juta warga Kurdi tinggal.

Pemerintah kemudian mengambil tindakan dengan memerintahkan pasukan pengawal negara untuk melancarkan serangan artileri ke pangkalan oposisi militan Iran Kurdi di Irak utara pada Sabtu (24/9).


"Markas besar teroris anti-Iran yang berbasis di Irak utara menjadi sasaran Garda Iran dalam sebuah operasi," kata laporan televisi resmi milik pemerintah seperti dimuat US News.

Dalam siaran langsung di televisi tersebut, pasukan garda Iran menyebut operasi militer akan terus berlanjut untuk memastikan keamanan perbatasan dengan menghukum pemberontak dan meminta pejabat di wilayah Kurdi untuk patuh pada hukum internasional yang berlaku.

Teheran kerap kali bentrok dengan kelompok pemberontak Kurdi di daerah perbatasan terpencil dan pegunungan Kurdistan Irak.

Ini juga kemudian yang mendorong Republik Islam untuk semakin kuat menekan pemerintah regional Kurdi agar bisa menghentikan gerakan militan yang melawan otoritasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya