Berita

Prabowo Subainto saat mengunjungi Ponpes API Tegalredjo/Ist

Politik

Di Ponpes API Tegalredjo, Prabowo: Saya dari Dulu Dekat dengan Kiai

SABTU, 24 SEPTEMBER 2022 | 14:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan) RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berkunjung ke Pondok Pesantren API Asri Syubbanul Wathon Tegalrejo Magelang pada Jumat malam (23/9).

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengajak santri dan santriwati untuk terus belajar demi bangsa dan rakyat Indonesia.

"Anak-anakku belajarlah dengan sebaik-baiknya, belajar, belajar, belajar, jangan berhenti belajar, jangan malas untuk belajar, raih ilmu untuk bangsamu, raih ilmu untuk rakyatmu," kata Prabowo Subianto.


Prabowo menjelaskan bahwa ilmu sains, teknologi, dan kesehatan dalam sejarah peradaban manusia banyak dipelopori oleh tokoh -tokoh Islam, seperti Aljabar, Algoritma dan lainnya.

Prabowo juga mengingatkan kepada para santri tentang tokoh-tokoh bangsa yang lahir dari pesantren. Saat ini, kata Prabowo, banyak petinggi negara Indonesia yang latar belakang pendidikannya berasal dari pesantren.

Menurut Prabowo, sejak dulu pesantren telah memberikan sumbangsih besar bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia. Oleh karena itu, Prabowo berharap bisa menjadi pribadi yang tidak melupakan pesantren dan para santri.

"Tadi disampaikan oleh Gus Muhaimin disebut jangan sampai nanti Prabowo lupa sama pesantren dan santri. Saya kira nggak mungkin Prabowo lupa dengan pesantren. Saya dari dulu Prabowo selalu dekat sama pak kiai, karena Prabowo dulu prajurti pasukan tempur yang harus brangkat ke medan pertempuran," ujarnya.

Prabowo lantas bercerita kalau dirinya mau brangkat ke medan pertempuran itu artinya dulu sudah teken mati, siap mati. Karena itu, ia datang ke para kiai.

“Kita minta dulu, maaf, diberi doa. Bahkan kita minta dimandiin oleh para kiai kiai," katanya.

"Mudah-mudahan saya tidak akan lupa, mudahan-mudahan saya mumpuni, mudah-mudahan saya termasuk golongan yang mumpuni, golongan yang tidak akan lupa (dengan pesantren), mudah-mudahan saya termasuk golongan yang setia kepada rakyat Indonesia," sambung eks Danjen Kopassus itu.

Kemudian Prabowo menanamkan optimisme kepada para santri tentang bagaimana menjaga kekayaan bangsa Indonesia dengan Ilmu pengetahuan sains dan teknologi. Apalagi saat ini ekonomi Indonesia menempati urutan ke 16 terbesar dari kurang lebih 200 negara di Dunia.

Prabowo juga mengatakan bahwa dua tahun belakangan ini dunia dilanda pandemi hingga berdampak kepada krisis di berbagai sektor. Ditambah lagi dengan adanya peperangan antara Ukraina dan Rusia yang berdampak pada negara-negara di dunia termasuk Indonesia.

"Kita bersyukur karena karunia yang maha kuasa, tapi kita juga harus bersyukur bahwa kita punya pemerintah yang handal, pemerintah yang kapabel, harus diakui," tutur Prabowo.

Sebelumnya, Pengasuh Pondok Pesantren API Asri Tegalrejo KH Muhammad Yusuf Chudlori menyampaikan harapan santri agar Prabowo Subianto bersama dengan Gus Muhaimin.

"Kita berharap kehadiran bapak Prabowo, yang Gus Dur alumni Tegalrejo Presiden ke 4, Gus Dur pernah Mendiko bahwa Pak Prabowo ini adalah pemimpin bangsa yang ikhlas, maka dengan keikhlasannya kita doakan bersama-sama ke depan pak Prabowo menjadi pemimpin republik Indonesia yang kita cintai," terangnya.

"Doanya santri Insya Allah Mustajab Bapak Prabowo, ke depan kita doakan Pak Prabowo menjadi Presiden RI, tapi doanya santri ini ada permintaan Pak Prabowo, agar lebih mustajabah Pak Prabowo didampingi oleh panglima santri, beliau Bapak Muhaimin Iskandar, allahumma salli, jadi santri bisa Mujahadahnya tambah semangat lagi," sambungnya.

Prabowo dan Cak Imin disebut sebagai harapan santri masa depan, agar santri kedepannya lebih maju, lebih berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono, Ketua OKK DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi dan ketua DPD Partai Gerindra H Abdul Wachid selanjutnya, Muhaimin Iskandar didampingi, Jazilul Fawaid, Bambang Susanto, Hasanuddin Wahid serta sejumlah kader dan pimpinan kedua Partai.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya