Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon/Net

Politik

Giliran Fadli Zon Anggap Usulan Megawati Tidak Prinsipil

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 15:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Usulan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar nomor urut partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2024 dinilai tidak urgent dan prinsipil.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9).

“Menurut saya tidak ada yang urgent. Tidak prinsipil itu sih,” tegas Fadli.


Menurut Fadli, pihaknya tidak mempermasalahkan nomor urut partai yang lama maupun yang baru alias akan diundi lagi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kan masalahnya enggak semua yang lama masih ada ya. Atau beda, atau urutan baru, enggak masalah,” kata Ketua BKSAP DPR RI ini.

Adapun, mengenai alasan Megawati untuk menghemat anggaran agar nomor urut partai tidak diubah lagi, Fadli menilai, hal itu bukanlah hal yang prinsipil.

“Kalau atribut-atribut yang lalu mestinya udah abis 3 tahun lalu. Kecuali ada simpanan. Kalau menurut saya sebaiknya ikuti aturan dan kebiasaan yang ada. Tidak prinsipil itu sih,” pungkasnya.

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mengusulkan kepada penyelenggara Pemilu agar nomor urut partai politik peserta Pemilu 2019 tak diubah untuk Pemilu 2024 dan berikutnya. Jika usul ini diterima dan diterapkan kata dia maka akan membantu Parpol tidak melakukan pemborosan.

“Suatu saat ke depannya nomor itu kepegang terus. Tentunya dari sisi pendidikan pembelajaran kepada rakyat, rakyat itu kan nantinya sudah pasti bertanya-tanya. Usulan ini kalau saya lihat prinsip sangat bisa dimengerti," kata Megawati.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya