Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus) Gde Siriana Yusuf/Net

Politik

Megawati Bisa Jalankan Planning B jika Dewan Kolonel Gagal Dongkrak Elektabilitas Puan

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 12:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertimbangan dan sikap politik Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk Pilpres 2024 salah satunya mengacu pada hasil kerja Dewan Kolonel yang kini menjadi brand ambassador Puan Maharani.

Pendapat tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus) Gde Siriana Yusuf, keapda Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/9).

Gde Siriana berpendapat, politisi senior sekaliber Megawati pastinya memiliki rencana atau planning untuk menghadapi Pilpres 2024, termasuk dengan membentuk Dewan Kolonel Puan Maharani.


"Dengan adanya brand ambassador Puan Maharani yang namanya Dewan Kolonel ini dapat dilakukan survei lagi untuk mengetahui sejauh mana elektabilitas Puan mampu dinaikkan lagi dan bagaimana pengaruhnya terhadap elektabilitas partai," ujar Gde Siriana.

Menurutnya, daya tawar Puan Maharani dalam hal keterpilihan atau elektabilitas masih harus digenjot. Sehingga, Gde Siriana memandang masalah ini menjadi tugas Dewan Kolonel.

"Saya lihat ini Dewan Kolonel ini sebagai indikasi adanya kristalisasi di tubuh PDIP terutama loyalis Megawati untuk mengusung Puan," tuturnya.

Apalagi, lanjut Gde Siriana, setelah dalam 1 sampai 2 bulan terakhir relawan Ganjar Pranowo tidak banyak melakukan aktivitas dukungan di berbagai daerah.

"Juga Ganjar Pranowo tidak banyak bersuara soal Pilpres 2024. Juga perlu dilihat hasil pertemuan Puan Maharani dan Prabowo beberapa waktu lalu, seperti apa deal yang sebenarnya. Barangkali mereka sepakat sebagai pasangan calon," sambungnya.

Meski begitu, dia melihat potensi yang kemungkinan akan berbeda diputuskan Megawati selaku Ketum PDIP, apabila hasil kerja Dewan Kolonel tidak signifikan menaikan elektabilitas putrinya sebagai capres.

"Jika setelah ada brand ambassador pun elektabilitas Puan tetap enggak ngangkat signifikan, juga berdampak buruk pada elektabilitas partai, saya kira Megawati akan jalankan plan B nya," tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya