Berita

Jalan tol Trans Jawa/Net

Politik

Pengamat: Infrastruktur Tol Jokowi Bawa Manfaat Ekonomi Jangka Panjang

RABU, 21 SEPTEMBER 2022 | 19:09 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pembangunan infrastruktur jalan tol yang digenjot Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai membawa banyak manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kehadirannya mendorong pemulihan ekonomi lebih cepat.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core), Piter Abdullah mengatakan, langkah Jokowi menggenjot pembangunan jalan tol menjadi sebuah langkah yang tepat. Imbas positif yang ditimbulkan begitu dirasakan masyarakat.

Piter menyampaikan akselerasi pembangunan jalan tol yang digenjot Jokowi menciptakan dampak baik di ke depan. Utamanya dalam membantu pergerakan roda perekonomian masyarakat.   


“Kehadiran jalan tol membawa banyak manfaat bagi perekonomian terutama dalam jangka Panjang,” ujar Piter di Jakarta, Rabu (21/9).

Lebih lanjut dia menambahkan kehadiran infrastruktur jalan tol di berbagai wilayah menjadi bukti komitmen Jokowi. Khususnya dalam target mencapai pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Dia menilai melalui kebijakan pembangunan yang diakselerasikan Jokowi target pemulihan tersebut diyakini dapat tercapai lebih cepat. Sehingga menjadikan taraf kesejahteraan masyarakat menuju arah perbaikan.   

“Pembangunan infrastruktur justru bisa mencari bagian dari upaya membantu pemulihan ekonomi,” ujar Piter mengakhiri.

Diketahui hingga periode kedua kepemimpinan Presiden Jokowi, tercatat panjang ruas tol yang sudah beroperasi mencapai 2.391 Km. Ruas jalan tol tersebut terbagi ke dalam 62 ruas yang dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya