Berita

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansyah/Net

Politik

Tanpa Perpres Baru, Penyaluran BBM Subsidi Rawan Dimainkan Oknum

RABU, 21 SEPTEMBER 2022 | 16:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aturan baru pembatasan bahan bakar minyak (BBM) subsidi penting segera diterbitkan untuk mengantisipasi adanya oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

"Ada keuntungan di situ. Oknum bisa memainkan situasi (jika tidak ada aturan jelas)," kata pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansyah kepada wartawan, Rabu (21/9).

Saat ini, pembatasan penyaluran subsidi BBM masih menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) 191/2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.  


Revisi itu dinilai sangat penting sebagai landasan hukum jika ingin memperketat distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), melalui pengawasan, serta pembatasan pembelian.

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eddy Soeparno menjadi salah satu anggota dewan yang mendesak penerbitan Perpres tersebut. Menurutnya, pembatasan BBM tidak akan berjalan efektif tanpa adanya landasan hukum.

“Tidak ada hal apa pun yang menghalangi pemerintah mengeluarkan regulasi terkait pembatasan penggunaan BBM subsidi. Pembatasan melalui payung hukum akan efektif di lapangan,” ujar Eddy beberapa waktu lalu.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya