Berita

Menlu sementara Chad, Mahamat Zene Cherif/Net

Dunia

Tak Sepakat Libatkan Pemberontak, Menlu Chad Pilih Mundur dari Jabatan

SELASA, 20 SEPTEMBER 2022 | 14:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keterlibatan pemberontak dalam dialog dengan junta militer Chad di Qatar mendapat respons penolakan dari Menteri Luar Negeri sementara, Cherif Mahamat Zene yang memilih untuk mundur dari jabatannya.

Melalui sebuah surat yang ditulis kepada presiden dan diposting Zene di Twitter, menunjukkan ketidaksepakatanya dengan politisi senior, saat pemerintah berusaha untuk membuka dialog dengan pemberontak guna mengakhiri kekuasaan militer.

"Kesediaan saya untuk melayani negara saya bertentangan dengan tindakan dan inisiatif paralel dari anggota kabinet dan pemerintah Chad saat ini," cuitnya seperti dimuat Al Jazeera pada Senin (19/9).


Menlu Zene merasa seperti dikucilkan dari dialog pembicaraan dengan mengatakan situasi pemerintah saat ini telah melucuti departemennya dari hak prerogatif yang membuatnya tetap dalam peran latar belakang belaka.

Zene mengajukan pengunduran diri bersamaan dengan berlangsungnya pembicaraan antara junta Mahamat Idris Deby Itno dengan berbagai kelompok pemberontak yang dimediasi Qatar untuk membicarakan proses pemilu yang akan datang.  

Bulan lalu, junta sementara Chad telah menandatangani pakta perdamaian dengan lebih dari 30 faksi pemberontak dan oposisi yang setuju untuk bergabung dalam dialog nasional yang akan mengantarkan mereka menuju pemilu setelah kekacauan selama bertahun tahun.  

Chad berada di bawah kekuasaan militer sejak Presiden Idris Deby tewas di medan perang pada April 2021 saat mengunjungi pasukan yang memerangi pemberontak.

Kekuasaan kemudian digantikan oleh putranya sebagai presiden Mahamat Idriss Deby, yang memiliki kebijakan berbeda. Bukannya memerangi,  Deby justru memulai pembicaraan dengan kelompok pemberontak yang telah lama menantang rezim ayahnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya