Berita

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Soal Dugaan SBY Pilpres Diatur 2 Pasangan, Andi Nurpati: Indikasinya Omongan Hasto Kristiyanto

SENIN, 19 SEPTEMBER 2022 | 09:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendengar ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa berlangsung tidak jujur dan adil dinilai tidak ujug-ujug. SBY diyakini sudah memiliki data akurat sebelum menyampaikan hal tersebut ke publik.

Bagi Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati, indikasi pernyataan SBY soal tanda-tanda Pilpres 2024 akan diatur 2 pasangan saja, sudah gamblang terdengar di publik.

Tepatnya, ketika Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa idealnya Pilpres 2024 digelar dengan hanya dua pasangan calon dalam satu putaran.


“Jadi indikasinya itu omongan Hasto (Kristiyanto) yang bilang agar pilpres hanya 2 calon demi penghematan,” terangnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL

Hasto sebagaimana keterangan tertulisnya pada 25 Agustus lalu mengurai pendapat bahwa Pilpres 2024 idealnya diikuti dua pasangan calon dengan satu putaran pilpres.

Alasannya, dalam situasi pemulihan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dan ketidakpastian global, Indonesia memerlukan pelaksanaan pilpres yang demokratis, cepat, dan kredibel. Salah satunya dengan memastikan pilpres hanya berlangsung satu putaran. Hal tersebut bisa terwujud apabila dilakukan langkah konsolidasi dan mendorong kerja sama parpol di depan, sehingga mengarah pada dua paslon.

"Kalau tentang pilpres, mau beberapa calon, PDIP ngalir saja, dua calon tiga calon kita siap. Hanya kan politik ini kita harus melihat konteksnya. Kita baru mengalami pandemi dampaknya sangat dahsyat dalam kehidupan kita,” ujarnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya