Berita

Presiden Vladimir Putin dan Presiden Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Seperempat Pasokan Gas Rusia ke Turki akan Segera Dibayarkan dalam Mata Uang Rubel

SABTU, 17 SEPTEMBER 2022 | 06:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Pembayaran pasokan gas Rusia untuk Turki dalam mata uang rubel akan berlaku dalam waktu dekat.  

Dalam pertemuannya dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan di sela-sela KTT  Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) di Uzbekistan,  Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan  bahwa kesepakatan ini mestinya bisa berjalan baik demi hubungan dua negara yang saling membutuhkan.

"Dalam waktu dekat, perjanjian kami tentang pembayaran pasokan gas alam asal Rusia ke Turki harus mulai berlaku, yaitu 25 persen dari pasokan akan dibayarkan dalam rubel," kata Putin, seperti dikutip dari Daily Sabah, Jumat (16/9).


"Sejauh yang saya pahami, masalah ini telah disepakati, jadi saya yakin pekerjaan dalam hal ini akan berjalan sesuai dengan kesepakatan kami," lanjutnya.

Sejak diserang oleh banyak sanksi dari negara-negara Barat karena invasinya ke Ukraina, Rusia memberlakukan pembayaran dalam rubel untuk setiap transaksi energi, hal yang ditolak keras oleh beberapa negara anggota Uni Eropa termasuk Polandia dan Bulgaria yang telah memotong pasokan gas dari Rusia.  

Turki, meskipun mengecam invasi Rusia dan bahkan membantu mengirimkan senjata untuk Ukraina, sangat tergantung pada Rusia dalam hal perdagangan, pariwisata, dan gas.

Turki bersedia  mengalihkan sebagian pembayarannya untuk gas Rusia ke dalam mata uang rubel dan kesepakatan ini telah dibicarakan pada bulan lalu dalam sebuah pertemuan di Sochi.

Erdogan mengatakan kepada wartawan ketika itu, bahwa ada "peta jalan" baru untuk meningkatkan hubungan bilateral yang akan berfungsi sebagai sumber kekuatan antara Turki dan Rusia dalam hal keuangan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya