Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ganjar Ngaku Tak Kenal Eko Kuntadhi, PA 212: Ngibul yo ngibul Tapi Ojo Ngono Toh, Mas Ganjar

SABTU, 17 SEPTEMBER 2022 | 03:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seorang petinggi Persaudaraan Alumni (PA) 212 tertawa mendengar pernyataan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengaku tidak kenal dengan Eko Kuntadhi selaku mantan Ketua Umum (Ketum) Relawan Ganjarist.

Salah seorang petinggi PA 212 tersebut tak lain Sekretaris Majelis Syuro, ustaz Slamet Ma'ruf.

Ia turut memberikan komentar atas pernyataan Ganjar, menyusul penghinaan yang dilakukan oleh Eko terhadap Ustazah Fatimatuz Zahra atau Ning Imaz yang merupakan putri Kiai Pondok Lirboyo Kediri.


"Ngibul yo ngibul tapi ojo ngono toh mas Ganjar," ujar Ustaz Slamet kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/9).

Ustaz Slamet pun turut menanggapi terkait penghinaan yang dilakukan Eko Kundtadhi terhadap Ning Imaz.

Menurutnya, Eko Kundtahi wajib diproses secara hukum.

"Wajib diproses secara hukum, enggak cukup di atas materai itu," pungkasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sebelumnya mengaku tidak mengenal Eko Kunthadi. Eko adalah ketua umum relawan Ganjarist yang merupakan barisan pendukung Ganjar.  

"Soal aktivitas Mas Eko sebagai ketua relawan Ganjarist, saya tidak pernah mengikuti dan tidak ada hubungan apapun," kata Ganjar dalam keterangannya, Kamis (15/9).

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya