Berita

Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Pengamat: Ini Alasan Xi Jinping Pilih Asia Selatan untuk Dikunjungi Pertama Kali

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2022 | 15:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah pengamat di Beijing menyampaikan pandangannya atas keputusan Presiden China Xi Jinping yang memilih Asia Selatan sebagai tujuan perjalanan pertamanya sejak pandemi Covid-19.

Xi kini berada di Uzbekistan untuk menghadiri KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) ke-22.

Kegiatan diplomatik utama ini telah menarik perhatian di seluruh dunia, terutama ketika Xi melakukan pertemuan dengan sekutu dekatnya, Presiden Rusia Vladimir Putin.
Menurut para ahli, Xi Jinping  memilih Asia Tengah sebagai tujuan kunjungan luar

Menurut para ahli, Xi Jinping  memilih Asia Tengah sebagai tujuan kunjungan luar
negeri pertamanya karena ia  memprioritaskan hubungannya dengan tetangganya, dengan negara-negara berkembang, dan dengan hubungan multilateral, serta organisasi internasional seperti SCO.
Saat ini, dunia sedang menderita dari meningkatnya ketidakpastian yang disebabkan oleh perang di Ukraina. Krisis Ukraina telah menimbulkan kerusakan yang disebabkan oleh sanksi, provokasi, dan konfrontasi yang diluncurkan AS.

China berusaha melakukan upaya besar melalui diplomasi pemimpinnya untuk lebih membentuk lingkungan internasional yang stabil dan pasti. Juga untuk melayani tidak hanya pembangunannya sendiri tetapi juga perdamaian dan kemakmuran bersama di kawasan dan mayoritas komunitas internasional.

Deng Hao, Sekretaris Jenderal Pusat Studi SCO China, mengatakan bahwa China dan negara-negara Asia Tengah adalah tetangga yang bersahabat dan mitra dekat, dan situasi kawasan akan secara langsung mempengaruhi stabilitas dan perkembangan wilayah barat China.

“Popularitas pemimpin China selama perjalanan juga membuktikan bahwa banyak negara memiliki kepercayaan besar terhadap pembangunan China, dan mereka berharap China dapat memainkan peran yang lebih besar untuk memandu masa depan pembangunan regional,” kata Deng, seperti dikutip dari Global Times, Jumat (16/9).

Penting bagi China sebagai negara besar dengan kekuatan nasional dan kemampuan ekonomi yang menonjol untuk memainkan peran yang lebih besar dalam mempromosikan kerja sama dan meningkatkan interkonektivitas untuk menghubungkan Asia Timur, Asia Tengah, Eropa, Timur Tengah dan Asia Selatan dengan lebih baik.

"Itu juga penting untuk keamanan energi China dan pembangunan Sabuk dan Jalan. Jadi China memilih wilayah ini untuk kunjungan luar negeri kepala negara pertama sejak 2020 membuktikan bahwa China sangat mementingkan hubungan dengan mitra regional," kata Deng.

Hal ini terutama sejak pecahnya konflik Rusia-Ukraina dan gejolak politik Kazakhstan awal tahun ini, perdamaian dan stabilitas regional berada di bawah ancaman, dan konflik antara Azerbaijan dan Armenia dalam beberapa tahun terakhir juga meningkatkan risiko dan kekhawatiran ke kawasan itu.

"Inilah sebabnya mengapa presiden China sangat populer di antara kawasan dan negara-negara dari kawasan lain dengan minat besar untuk mencari keanggotaan atau kemitraan dengan SCO, karena pertemuan bilateral dan multilateral yang sering menunjukkan pesona besar diplomasi kepala negara China," kata Deng.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya