Berita

Ketua KPK Firli Bahuri saat memberikan kuliah umum di Universitas Airlangga, Surabaya/Ist

Politik

Kuliah Umum di Unair, Firli Bahuri Ajak Civitas Akademika Bersama-sama Berantas Korupsi

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2022 | 14:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Berikan kuliah umum antikorupsi di Universitas Airlangga (Unair), Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengajak civitas akademika khususnya mahasiswa untuk bersama-sama memerangi korupsi.

Hal itu disampaikan Firli saat memberikan kuliah umum di hadapan 500 mahasiswa dan 1.000 mahasiswa lainnya secara daring, serta wakil rektor dan juga perwakilan dosen yang diselenggarakan di Ruang Garuda Mukti, Kampus C Unair lantai 5, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (16/9).

"Kita semua di sini disatukan oleh kepentingan bersama yang lebih besar atau common interest yang dapat kita temukan pada Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4. Kita patut bersyukur pada pendiri bangsa kita yang telah menetapkan kepentingan bersama segenap anak bangsa," ujar Firli.


Dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945, kata Firli, dijelaskan bahwa pertama, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Menurutnya, mahasiswa juga dapat melakukannya dalam wujud menghindari konflik antar fakultas bahkan antar kampus.

"Kalau itu terjadi, artinya kita tidak paham titipan amanat pendiri bangsa kita," katanya.

Yang kedua, lanjutnya, adalah memajukan kesejahteraan umum, kemudian mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan keempat, melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Firli juga menjelaskan upaya-upaya pencegahan korupsi yang sudah menyentuh berbagai lini, di antaranya Desa Antikorupsi yang sudah menyentuh ribuan kepala desa setidaknya di 10 provinsi yang menjadi fokus tahun ini.

"Dari 74.961 desa yang ada di Indonesia, Jawa Timur saja ada 7.724 kepala desa. Kenapa penting, kita berharap berawal dari desa kita wujudkan Indonesia bebas dari korupsi," jelasnya.

Menurutnya, korupsi bukan hanya kejahatan merugikan keuangan negara, perekonomian negara, tetapi korupsi merupakan bagian dari kejahatan yang merampas hak-hak rakyat dan hak asasi manusia. Karena itu, dia sepakat bahwa korupsi bisa dikatakan sebagai kejahatan melawan kemanusiaan.

"Untuk minggu ini saja kita sudah tangkap 9 orang. Nah kalau begitu akan berapa lama lagi kita nangkapi orang? Setidaknya 1.444 kasus yang sudah pernah KPK tangani. Untuk itu perlu peran berbagai kalangan termasuk warga kampus Unair untuk memberantas korupsi karena KPK tidak bisa bekerja sendiri," terangnya.

Dalam acara ini, juga turut hadir Rektor Unair Profesor Mohammad Nasih. Dia menyampaikan bahwa kehadiran Firli Bahuri akan memperkuat dan mengokohkan salah satu dari nilai  yang dianut Unair, yaitu moralitas.

Profesor Nasih menerangkan, terdapat tiga nilai utama yang dianut Unair, yaitu Excellency (keunggulan), Morality (Moralitas), dan Nationality (kebangsaan).

"Motto kita disebut excellence in morality. Tentu saja, karena itu tidak boleh ada mahasiswa Unair tidak mempunyai keunggulan tertentu dan juga tidak boleh cacat moral, salah satunya korupsi," kata Nasih.

Selain itu kata Nasih, pendidikan antikorupsi merupakan bagian integral dari proses pembentukan karakter di Unair untuk menjadi lulusan-lulusan yang hebat.

Unair adalah satu-satunya universitas negeri yang memiliki tata laksana pengendalian korupsi di kampus. Ini menunjukkan komitmen Unair untuk turut mengambil peran dalam upaya mencegah korupsi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya