Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Anies Baswedan/Net

Politik

Survei Indopol: Elektabilitas Prabowo di Jabar dan Banten Dikangkangi Anies

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2022 | 13:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keterpilihan tokoh dalam lembaga survei masih terus berubah. Seperti di dalam survei Indopol yang memperlihatkan keterpilihan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lebih tinggi daripada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di beberapa wilayah.

Hasil survei Indopol tersebut digelar pada medio 24 Juni sampai 1 Juli 2022 yang dirilis Direktur Eksekutif Indopol Ratno Sulistiyanto melalui keterangan tertulisnya, Jumat (16/9).

Ratno menjelaskan, keterpilihan Anies yang lebih tinggi daripada Prabowo terekam di dua provinsi yang berbeda.


"Pertama di provinsi "Jawara", Banten, Anies Baswedan mendapatkan simpati cukup besar yakni 20,00 persen di bandingkan dengan Prabowo Subianto (17,62 persen)," ujarnya memaparkan.

Untuk daerah yang kedua, lanjut Ratno, ada di Jawa Barat. Dimana nama Anies masih berada di atas Prabowo meski di urutan pertamanya ditempati sang kepala daerah.

"Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengalami kenaikan cukup signifikan dan memiliki simpati cukup kuat (29,52 persen), kedua adalah Anies Baswedan (22,86 persen), dibandingkan dengan Prabowo Subianto yang mengalami penurunan(17,62 persen)," katanya.

"Di luar Jawa khususnya Sumatera, Kalimantan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo paling memiliki peluang. Sementara wilayah Bali-NTT-NTB adalah banyak mendukung Ganjar Pranowo. Maluku Papua di dominasi Prabowo Subianto," tandasnya.

Responden dalam survei Indopol kali ini berjumlah 1.230 orang dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun para responden dilakukan wawancara secara tatap muka (face to face interview) pada kurun waktu tanggal 24 Juni sampai 1 Juli 2022.

Pengolahan data dalam survei ini dilakukan dengan program SPSS atau Field Survey.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya