Berita

Direktur Eksekutif Indopol Ratno Sulistiyanto (kiri) saat meluncurkan hasil survei Indopol/Net

Politik

Survei Indopol: PDIP, Gerindra, dan Golkar Jadi Tiga Besar di Jawa Timur

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2022 | 11:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat keterpilihan atau elektabilitas partai politik terus mengalami perkembangan menjelang dua tahun pencoblosan Pemilu Serentak 2024.

Seperti yang disampaikan lembaga survei Indopol yang digelar pada medio 24 Juni hingga 1 Juli 2022. Namun, dalam surveinya kali ini, Indopol hanya mengambil sampel dari wilayah Jawa Timur.

Direktur Eksekutif Indopol Ratno Sulistiyanto menjelaskan, surveinya yang hanya dilakukan di Jawa Timur didasarkan pada pengalaman Pemilu 2019. Di mana data KPU Provinsi Jawa Timur menunjukkan bahwa Jawa Timur adalah basis suara pendukung Jokowi-Maruf dalam pemilu 2019.


“Menyumbang 16.231.668 suara (65.79 persen), dibandingkan suara Parbowo-Sandiaga 8.441.247 (34.21 persen)," ujar Ratno kepada wartawan, Jumat (16/9).

Dari pengalaman itu, Ratno memandang wilayah Jawa Timur sebagai salah satu kunci kemenangan bagi partai politik (parpol) untuk bisa memenangkan Pemilu Serentak 2024.

"Hasil survei menunjukkan sebesar 64,07 persen masih menganggap partai politik dapat dipercaya. Angka ketidakpercayaan terhadap partai politik sebesar 35,93 persen," sambungnya memaparkan.

Di samping itu, Ratno menyampaikan lima besar pilihan terbanyak responden di Jatim terhadap parpol-parpol yang kini berada di parlemen.

"Partai politik pilihan publik di pemilu 2024 nanti adalah PDIP (18,94 persen) Partai Gerindra (9,43 persen), Partai Golkar (6,34 persen), Partai Demokrat (5,04 persen), PKS (4,55 persen)," paparnya.

Untuk di urutan enam sampai sepuluh besar, Indopol mencatat adanya tingkat keterpilihan yang cukup besar terhadap parpol baru, namun itu dihitung secara akumulatif.

"PKB (3,98 persen), Partai Nasdem (3,41 persen), Partai Baru (3,33 persen), PPP dan PAN (1,30 persen), sementara yang lain hanya di bawah 1 persen seperti Nasdem, PPP, PAN dan lainnya," demikian Ratno.

Responden dalam survei Indopol kali ini berjumlah 1.230 orang dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun para responden dilakukan wawancara secara tatap muka (face to face interview) pada kurun waktu tanggal 24 Juni sampai 1 Juli 2022.

Pengolahan data dalam survei ini dilakukan dengan program SPSS atau Field Survey.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya