Berita

Gubernur Jatim Khofifah dan Ketua KPK Firli Bahuri/RMOL

Politik

Firli Bahuri-Khofifah akan Jadi Pasangan Yang Mengerikan Jika...

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2022 | 13:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pasangan Firli Bahuri dengan Khofifah Indar Parawansa dianggap bisa menjadi pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang mengerikan jika Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah Presidential Threshold (PT) atau ambang batas menjadi nol persen.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi kedekatan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu dengan Gubernur Jawa Timur dalam acara pembukaan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis Desa Antikorupsi di Jawa Timur pada Rabu (14/9).

"Kedekatan Firli dengan Khofifah bisa menjadi penjajakan pasangan Capres 2024. Bisa Firli Capres atau khofifah yang Capres. Kedua tokoh ini punya basis masing-masing," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/9).


Di mana kata Muslim, Khofifah memiliki basis organisasi Islam terbesar, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan pemilih perempuan yang besar. Sedangkan Firli, berbasis gerakan antikorupsi.

"Hanya saja keduanya mesti punya perahu untuk maju sebagai Capres. Tetapi jika MK mengubah PT 0 persen, Firli dan Khofifah dapat maju sebagai Capres yang cukup mengerikan. Karena miliki basis kekuatan yang cukup diperhitungkan," kata Muslim.

Akan tetapi kata Muslim, khususnya untuk Firli, harus lebih berani membuktikan pernyataan soal tegakkan hukum mesti langit runtuh.

"Firli harus buktikan ucapannya itu dengan mengayunkan pedang tebas KKN di sekitar Istana," terang Muslim.

Yakni, Firli harus berani mengusut kasus-kasus laporan masyarakat, yaitu laporan warga Solo terkait kasus Jokowi di Solo saat Walikota; laporan Ubedilah Badrun soal gratifikasi Gibran dan Kaesang; kasus-kasus Ahok yang telah ada di KP; bisnis PCR yang melibatkan Luhut dan Erick; kasus-kasus KTP-el yang belum tersentuh; dan juga buku merahnya Tito di KPK.

"Semua itu akan meyakinkan publik, Firli tokoh antikorupsi yang berani dan tak pandang bulu," pungkas Muslim.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya