Berita

Begawan ekonomi Rizal Ramli (kanan) dalam diskusi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI)/RMOL

Politik

Daripada Naikkan BBM Subsidi, Rizal Ramli Usul Renegotiate Utang

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2022 | 11:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggapan subsidi bahan bakar minyak (BBM) hanya membakar APBN dinilai keliru. Menurut ekonom Rizal Ramli, ada hal yang lebih parah daripada subsidi BBM yang dianggap membakar anggaran negara.

Hal itu disampaikan Rizal dalam sebuah diskusi bertajuk 'Carut Marut Kenaikan Harga BBM Bersubsidi: Kebijakan Tepat atau Membebani Rakyat?' yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu (14/9).

"Yang bakar uang yang paling besar di Indonesia itu apa? Yaitu pokok bayar, pokok bunga, dan cicilan utang. Cicilan pokoknya itu Rp 400 triliun, tapi bunganya Rp 185 triliun," ujarnya.


Menurut mantan Menko Ekuin ini, Indonesia sebenarnya bisa menegosiasi ulang bunga utang demi menjaga APBN agar tidak jebol.

"Jadi kalau mau menghemat dengan benar, renegotiate utang, itu bisa kok," ujarnya.

Negosiasi utang, kata Rizal, bisa menjaga anggaran sebesar Rp 200 triliun, sehingga pemerintah tidak perlu menaikkan harga BBM bersubsidi.

"Enggak perlu tuh, meributkan subsidi yang recehan begini,” tegasnya.

Rizal lantas mengungkapkan solusi mengatasi utang pemerintah. Yakni dengan cara menukar utang. Saat masih menjadi menteri di era Presiden Abdurahman Wahid atau Gus Dur, kata Rizal, dirinya menukar utang yang bunganya mahal dengan utang dengan bunga yang lebih murah.‎

"Misalnya, saya tukar utang Indonesia dengan Kuwait. Dengan syarat bunganya, utang baru lebih murah. Kita dapat utang baru, kita bayarin lunas (tapi) lebih murah," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya