Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/Ist

Politik

Bjorka Dimunculkan sebagai Pengalihan Isu Kasus Ferdy Sambo?

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2022 | 08:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kontroversi kacker atau peretas Bjorka dianggap sebagai pengalihan isu kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Mengingat, setelah Bjorka muncul, kasus Sambo tiba-tiba lenyap.

Menurut pendapat Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, bisa jadi apa yang dilakukan Bjorka adalah pengalihan isu terkait Sambo. Karena, setelah berhari-hari media disuguhkan kasus Sambo, tiba-tiba lenyap begitu saja seiring kemunculan Bjorka.

"Bisa jadi memang ada skenario untuk menenggelamkan kasus Sambo, sehingga Bjorka ini sangat mencuat dan tiba-tiba menjadi perhatian publik," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/9).


Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, publik terkecoh dengan adanya Bjorka. Sehingga, membuat kasus Sambo yang sempat viral dan menyedot perhatian publik akhirnya meredup.

"Dengan adanya kasus Bjorka maka sangat menguntungkan Sambo, publik dengan mudah melupakan kasus Sambo, sehingga lepas dari perhatian publik," sebutnya.

"Tentu bisa jadi Sambo bersyukur dengan adanya kasus Bjorka ini, sehingga fokus publik tidak lagi pada kasus yang menjeratnya. Publik beralih perhatian kepada Bjorka," pungkas Saiful.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya