Berita

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo/Net

Politik

Gatot Nurmantyo: Omongan Effendi Simbolon Upaya Pembusukan TNI

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 23:40 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo geram dengan pernyataan politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon yang menyebut TNI lebih rendah dari ormas lantaran hanya gerombolan.

Dalam acara diskusi terbuka yang digelar di Sekretariat Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), di Menteng, Jakarta Pusat itu, Gatot melihat ada upaya pembusukan terhadap TNI yang dilakukan oleh Effendi Simbolon.

“Jangan dianggap ringan saja, bukan masalah sudah meminta maaf. Tetapi kata-kata yang dikeluarkan ini sangat-sangat luar biasa,” kata Gatot dalam diskusi tersebut, Rabu (14/9).


Gatot mengaku dirinya tidak bisa membayangkan bahwa Effendi menyampaikan pernyataan di dalam forum terhormat yaitu ketika rapat kerja komisi I DPR RI dengan Menteri Pertahanan, Panglima TNI beserta kepala staf TNI dari tiga matra.

“Dia (Effendi Simbolon) meminta. Biar kata-katanya didengar oleh publik. Yang isinya (menuding) TNI insubordinasi, disharmoni, ketidakpatuhan kayak gerombolan, lebih-lebih dari ormas,” beber Gatot.

“Ini sangat berbahaya, karena kesimpulannya TNI sudah porak poranda,” tambah Gatot menegaskan.

Gatot menepis tudingan Effendi soal insubordinasi dan pembangkangan di dalam tubuh TNI. Menurut dia, hal tersebut merupakan sesuatu yang haram jika dikerjakan oleh prajurit.

“Ini adalah proses pembusukan Tentara Nasional Indonesia (TNI),” tegas Gatot.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya