Berita

Puluhan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Ciputat menggelar aksi unjuk rasa di depan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta/RMOL

Politik

Perlawanan Tolak Kenaikan BBM Belum Usai, Mahasiswa IMM Ciputat Bakar Ban di Halte UIN Jakarta

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 21:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Puluhan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Ciputat menggelar aksi unjuk rasa di depan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu sore (14/9).

Dalam aksinya, puluhan mahasiswa yang mengenakan almamater merah itu menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Mahasiswa juga membentangkan spanduk hingga pamflet protes bertuliskan “BBM Naik Rakyat Terkecekik”, “BBM Naik, IMM Turun Aksi!”, sambil berorasi persis di depan halte kampus UIN Jakarta.


Menjelang petang, mahasiswa juga membakar ban bekas sambil berorasi meminta BBM bersubsidi diturunkan.

“Rakyat kita semakin tertindas kawan-kawan. Jika BBM dinaikkan, efek domino terjadi, itu akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat kita, karena semuanya harga-harga membumbung tinggi! Sepakat kita tolak kawan-kawan?” teriak orator yang bernama Sahlul Lubis.

Sebelumnya, Ketua Umum IMM Ciputat Mizan mengecam cara pemerintah yang dinilainya zalim kepada rakyatnya dengan menaikkan harga BBM. Menurutnya, banyak sekali dampak dari kenaikan BBM itu.

“Akan terjadinya inflasi, daya beli masyarakat menurun, UMKM akan tumbang,” kata Mizan dalam keterangannya, Kamis (8/9).

Belum lagi, kata dia, baru-baru ini telah resmi angkutan umum berbasis online sudah naik. Ini sangat amat dirasakan sekali dampaknya oleh masyarakat.

“BBM naik, harga pangan naik, tetapi gaji tidak naik. Bagaimana daya beli masyarakat bisa naik? Maka dari itu kami mendesak pemerintah untuk membatalkan kenaikan BBM,” pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya