Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Survei IPI: Publik Sepakat Subsidi BBM Tidak Tepat Sasaran

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 18:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mayoritas masyarakat Indonesia sepakat bahwa subsidi bahan bakar minyak (BBM) selama ini masih tersalurkan tidak tepat pada sasaran yang diharapkan.

Hal tersebut, terekam dalam survei Indikator Politik Indonesia, tepatnya sebanyak 53,3 responden responden menilai subsidi BBM tidak tepat sasaran.

Rinciannya, sebanyak 35,6 persen responden mengatakan setuju. Sedangkan, 17,7 persen responden mengatakan sangat setuju.


“Ada yang berpendapat bahwa subsidi BBM tidak tepat sasaran karena lebih banyak dinikmati oleh orang mampu, yang mampu membeli kendaraan bermotor,” tulis keterangan survei yang diterima redaksi, Rabu (14/9).

Sementara itu, ada sebanyak 41,5 persen responden mengatakan tidak setuju subsidi BBM yang diberikan pemerintah tidak tepat sasaran. Rinciannya, 28,7 persen responden mengatakan kurang setuju dan 12,8 persen tidak setuju sama sekali.

Namun, ada sebanyak 5,2 persen responden yang mengatakan tidak tahu atau tidak jawab.

Survei dilakukan melalui wawancara telepon pada medio 25-31 Agustus 2022 terhadap 1.219 responden dengan metode random digit dialing (RDD) melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.

Margin of error survei diperkirakan kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya