Berita

Ketua Umum Generasi Muda Penerus Perjuangan Kemerdekaan, Bernard D. Namang/RMOL

Politik

Dilaporkan ke MKD, Effendi Simbolon Didesak Minta Maaf kepada Seluruh Prajurit TNI

SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 14:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon, yang menyebut TNI sebagai gerombolan dalam rapat kerja bersama Panglima TNI pada 5 September 2022 lalu dianggap kurang etis disampaikan dalam rapat.

Untuk itu, Ketua Umum Generasi Muda Penerus Perjuangan Kemerdekaan, Bernard D. Namang, meminta Effendi untuk meminta maaf kepada seluruh prajurit TNI atas ucapannya tersebut.

“Saya minta supaya bapak Effendi Simbolon meminta maaf atas ucapannya itu kepada prajurit TNI yang di bawah itu, kasihan kalau dibilang kayak gerombolan,” tegas Bernard usai melayangkan laporan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (13/9).


Bernard menuturkan, para prajurit TNI yang menjaga kedaulatan Indonesia di perbatasan marah dengan pernyataan Effendi Simbolon tersebut.

“Semoga secepatnya Pak Effendi bisa minta maaf, khususnya kepada para prajurit TNI, kasihan mereka-mereka yang menjaga perbatasan ini seperti di Papua, di NTT, di Kalimantan, di Aceh. Di pojok ini, mereka yang jaga. Kalau mereka tahu, dibilang gerombolan begitu kan sangat miris, enggak enak juga didengarnya,” ucapnya.

"Semoga bapak Effendi yang terhormat minta maaf kepada para prajurit-prajurit itu khususnya,” tutup Bernard.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya