Berita

PLTN Zaporizhia/Net

Dunia

Rusia Ungkap Peran Intelijen AS dalam Penembakan PLTN Zaporizhia

SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 09:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keterlibatan mata-mata Amerika Serikat (AS) dalam membantu pasukan Ukraina kembali diungkap pejabat keamanan Rusia.

Berbicara pada pertemuan keamanan, Senin (12/9), kepala Dewan Keamanan Rusia Nikolay Patrushev mengatakan bahwa Washington telah memasok Kyiv dengan intelijen penting untuk menentukan target penembakan di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhia.

Dia mengklaim bahwa serangan di dekat pabrik dilakukan dengan menggunakan senjata yang dipasok NATO, sementara Washington memasok pasukan Ukraina dengan target.


Ia kemudian mencatat bahwa serangan lanjutan terhadap ZNPP dapat menyebabkan bencana nuklir yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Konsekuensi dari provokasi ini bisa menjadi bencana besar tidak hanya bagi sebagian besar penduduk Ukraina dan Rusia tetapi juga untuk Eropa, dan dalam hal skala mereka, mereka dapat melampaui tragedi yang terjadi di pembangkit listrik tenaga nuklir di Chernobyl dan Fukushima," kata Patrushev, seperti dikutip dari RT.

Menurut laporan Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu, pasukan Kyiv telah melakukan total 26 serangan terpisah terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir, serta kota terdekat Energodar, terhitung sejak 1 September yang berakibat pada hilangnya pasokan listrik di daerah tersebut.

Pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa, ZNPP telah dikendalikan oleh pasukan Rusia sejak Maret, tetapi terus dioperasikan oleh staf Ukraina. Fasilitas tersebut telah mengalami beberapa serangan rudal dan artileri dalam beberapa pekan terakhir.

Moskow dan Kyiv saling menyalahkan satu sama lain atas serangan itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya