Berita

Koordinator Dewan Keamanan Nasional untuk Komunikasi Strategis John Kirby/Net

Dunia

Gedung Putih: Pasukan Rusia Telah Mundur, Putin Tidak Bisa Menyembunyikan Lagi Kegagalannya Menghadapi Ukraina

SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 07:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keberhasilan pasukan Ukraina membuat mundur tentara Rusia mendapat tanggapan  positif  dari Amerika Serikat.

Meskipun Gedung Putih tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa kemajuan Ukraina tersebut merupakan titik balik, tetapi jelas kemenangan Ukraina itu sangat mengesankan.

Koordinator Dewan Keamanan Nasional untuk Komunikasi Strategis John Kirby menyambut baik laporan itu.


"Saya tidak tahu apakah kita dapat mengatakan bahwa secara definitif kemajuan pesat itu adalah titik balik utama, tetapi jelas ini adalah laporan militer yang mengesankan," katanya.

Kemenangan Ukraina di garis depan membuat sekutunya semakin antutias mengirimkan lagi bantuan yang dibutuhkan.

“Apa yang akan kami lakukan adalah terus memastikan bahwa kami menyediakan alat dan kemampuan yang mereka butuhkan untuk terus berhasil,” tegas Kirby, sepertu dikutip dari AP.

Rusia menarik mundur pasukannya di sekitar Kharkiv selama akhir pekan. Puluhan tentara Rusia terlihat bergerak kembali melintasi perbatasan dan meninggalkan banyak peralatan perang mereka. Para pejabat AS menyebutnya "Rusia meninggalkan keungtungan mereka'.

Pejabat itu juga mengatakan bahwa laporan tentang peralatan Rusia yang ditinggalkan menunjukkan bahwa komando dan kontrol Rusia sangat tidak terorganisir.

Pada Senin (12/9) Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Ukraina  telah merebut kembali 6.000 kilometer persegi  (sekitar 2.300 mil persegi) di timur dan selatan negara itu sejak awal September.

Kirby mengaku tidak bisa memperkirakan berapa banyak wilayah yang telah direbut kembali oleh Ukraina, dia hanya mengatakan operasi itu memberi pukulan hebat  pada Rusia, yang akhirnya memaksa mereka untuk mundur. Mundurnya Rusia berarti "menyerahkan kembali wilayah yang didudukinya kepada Ukraina," menurut Kirby.

Krby melihat, sejak hari-hari awal perang, tentara Rusia tidak memiliki kesatuan unit.

"Mereka tidak memiliki kepemimpinan yang baik, mereka tidak memiliki moral, mereka melarikan diri dari pertarungan, bahkan dalam beberapa minggu pertama di dan sekitar Kyiv,” kata Kirby.

Ia juga mengatakan bahwa Presiden Rusia semakin mengalami kesulitan untuk menyembunyikan kegagalannya dalam menghadapi Ukraina. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya