Berita

Presiden Vladimir Putin/Net

Dunia

Peskov: Putin Telah Mengetahui Situasi Terkini di Garis Depan, Termasuk Mundurnya Pasukan Rusia

SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 06:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Operasi militer Rusia di Ukraina akan terus berlanjut  dengan Kremlin tetap bersikeras bahwa Rusia akan mencapai tujuan yang diharapkannya.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan bahwa Presiden Vladimir Putin telah menerima laporan mengenai situasi terkini di garis depan,  di mana Rusia 'terpaksa' harus mundur. Peskov juga memapatkan bahwa kemunduran selama akhir pekan itu hanyalah cara agar tentara Rusia  dapat mengerahkan kekuatannya lagi dengan menyusun ulang pasukannya dan cara-cara strateginya.

"Tentu saja, semua yang terjadi, apa pun yang dilakukan militer selama operasi khusus dilaporkan kepada panglima tertinggi," kata juru bicara Kremlin menjawab pertanyaan tentang reaksi Putin terhadap perkembangan terkini.


Juru bicara itu meyakinkan bahwa presiden terus-menerus melakukan komunikasi sepanjang waktu dengan menteri pertahanan dan semua komandan militer..

Rusia pada Minggu (11/9) mengakui bahwa mereka telah kehilangan hampir semua wilayah utara Kharkiv setelah serangan blitzkrieg atau serangan kilat.

Mundurnya Rusia dari sebagian besar wilayah Ukraina yang direbutnya selama akhir pekan ini cukup mengguncang para sekutu dan pemandu sorak Kremlin.  Barat  yang bergembira atas kemenangan itu semakin menyerukan kiriman bantuan pasokan senjata unuk Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia telah menjelaskan, Rusia menarik mundur pasukannya untuk menyusun ulang pengelompokan pasukan  dalam strategi yang baru dan agar tidak banyak korban sipil yang menjadi sasaram.

"Keputusan dibuat untuk mengumpulkan kembali pasukan Rusia dalam susunan yang telah diatur dalam strategi yang baru, untuk wilayah Balakleya dan Izium dan mengarahkan kembali upaya mereka ke arah Donetsk," kata Peskov, seperti dikutip dari CNN.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan  bahwa pasukan Rusia yang ditempatkan di daerah Balakleya dan Izyum telah dikumpulkan kembali untuk meningkatkan upaya ke arah Donetsk.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya