Berita

Pemimpin Republik Chechnya Ramzan Kadyrov /Net

Dunia

Kecewa Rusia Tarik Pasukan dari Wilayah Kharkov, Pemimpin Chechnya: Kami akan Tiba di Odessa dan Merebutnya Kembali

SENIN, 12 SEPTEMBER 2022 | 10:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penarikan pasukan Rusia dari bagian-bagian Wilayah Kharkov Ukraina membuat Pemimpin Republik Chechnya Ramzan Kadyrov kecewa.

Dalam pernyataan terbarunya Kadyrov berjanji untuk membahas situasi tersebut dengan pejabat tinggi di Moskow jika tidak ada perubahan arah strategis dari konflik yang sedang berlangsung.

Selama beberapa hari terakhir, militer Rusia menarik diri dari beberapa lokasi di seluruh wilayah setelah serangan besar-besaran yang diluncurkan oleh Kiev.


"Kepemimpinannya telah membuat beberapa kesalahan," kata Kadyrov, seperti dikutip dari RT, Senin (12/9).

“Kementerian Pertahanan mengklarifikasi situasinya, karena itu mereka meninggalkan kota Izyum, Kupyansk, Balakleya di daerah Kharkov. Itu adalah tindakan paksa karena strategi militer untuk (menghindari) hilangnya nyawa,” kata Kadyrov dalam pesan suara, yang diposting Minggu malam ke saluran Telegram-nya.

Pemimpin Chechnya kemudian berjanji untuk mengembalikan semua kota tersebut.

"Orang-orang kami, orang-orang yang secara khusus dilatih untuk pekerjaan seperti itu, sudah ada di sana," kata Kadyrov.

"Dalam waktu terdekat, kami akan mencapai (kota pelabuhan barat daya) Odessa dan Anda akan melihat hasil nyata," ujarnya.

Penarikan pasukan Rusia dari Wilayah Kharkov telah dirayakan oleh para pemimpin Ukraina sebagai keberhasilan besar bagi negara itu.

“Hingga saat ini, sebagai bagian dari operasi aktif sejak awal September, sekitar 2.000 kilometer persegi wilayah kami telah dibebaskan,” kata Presiden Zelensky dalam pidato video pada Sabtu malam.

Kadyrov sempat mengatakan sedang mempertimbangkan pengunduran diri dari posisinya setelah 15 tahun, dengan menyatakan bahwa dia "telah berkuasa terlalu lama.

Pada pertengahan Mei lalu ia juga mulai menyalahkan Presiden Vladimir Putin karena perang di Ukraina ternyata berlarut-larut.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya