Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Siang Ini, Ribuan Massa dari FPI, PA 212, GNPF-Ulama Akan Geruduk Istana Negara Tolak Kenaikan Harga BBM

SENIN, 12 SEPTEMBER 2022 | 07:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ribuan orang dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) akan menggeruduk Istana Negara menolak kenaikan harga BBM pada Senin siang nanti (12/9).

Koordinator Lapangan (Korlap) GNPR, Ustaz Verry Kustanto mengatakan, GNPR terdiri dari beberapa organisasi. Seperti Front Persaudaraan Islam (FPI), Persaudaraan Alumni (PA) 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama), dan sejumlah ormas lainnya.

Ribuan orang nanti siang sekitar pukul 13.00 WIB akan melakukan unjuk rasa di depan Istana Negara. Akan tetapi, lokasi aksi hanya diperbolehkan di depan Patung Kuda, Jakarta. Sesuai izin yang diberikan pihak Kepolisian.


"Tempatnya, memang kita mengajukan untuk di depan Istana Negara, namun, memang kalau kondisinya kemungkinan tidak akan diberikan. Kami akan diberikan di sekitar Patung Kuda," ujar Verry kepada wartawan saat konferensi pers di Aula Masjid Baiturrahman, Jalan DR Saharjo nomor 100, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat lalu (9/9).

Pihak panitia pun mengimbau kepada para massa aksi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), serta tidak diperbolehkan membawa anak-anak.

Dalam aksi siang nanti yang bernama "Aksi Bela Rakyat (Akbar) 1209", GNPR membawa tiga tuntutan. Yaitu menolak kenaikan harga BBM, menolak kenaikan harga-harga kebutuhan, dan menegakkan supremasi hukum.

Sementara itu, menantu Habib Rizieq Shihab (HRS), Habib Muhammad bin Husein Alatas sebelumnya mengatakan, Habib Rizieq tidak akan ikut dalam aksi pada hari ini. Mengingat, Habib Rizieq masih dalam pengawasan setelah bebas bersyarat beberapa waktu lalu.

"(Tidak ikut aksi 1209) Beliau (HRS) kan sedang pembebasan bersyarat," ujar Habib Muhammad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat petang (9/9).

Namun demikian, lanjut Habib Muhammad, Habib Rizieq selalu mendoakan umat dan rakyat Indonesia yang akan mengikuti aksi unjuk rasa nanti.

"Beliau selalu membela aspirasi umat, membela aspirasi rakyat, apa yang menyulitkan masyarakat ya beliau akan tolak, apa yang memudahkan dan menguntungkan umat dan masyarakat beliau akan dukung," pungkas Habib Muhammad.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya