Berita

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api setelah serangan Rusia di pembangkit listrik termal Kharkiv/Net

Dunia

Digempur Rudal Rusia, Beberapa Wilayah Ukraina Alami Pemadaman Listrik

SENIN, 12 SEPTEMBER 2022 | 07:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah wilayah di Ukraina terutama bagian tenggara mengalami pemadaman pada Minggu malam (11/9) waktu setempat.

Presiden Volodymir Zelensky mengatakan penyebabnya adalah serangan rudal yang dilakukan oleh Moskow pada beberapa infrastruktur penting.

"Pemadaman total telah melanda wilayah Kharkov dan Donetsk," kata Zelensky dalam sebuah posting media sosial, yang tampaknya merujuk pada bagian Republik Rakyat Donetsk yang dikuasai Ukraina, seperti dikutip dari RT, Senin (12/9).


Selain dua wilayah itu, wilayah lain seperti Sumy, Dnepropetrovsk, Poltava, Zaporozhye, dan Odessa, juga dilanda pemadaman.
Ia kemudian menyalahkan "teroris Rusia' sebagai biang keladinya.

Belum ada komentar dari Moskow terhadap tudingan ini. Namun, insiden itu telah didahului oleh laporan peluncuran beberapa rudal jelajah dari kapal-kapal Rusia yang ditempatkan di Laut Hitam dan Kaspia.

Rekaman yang beredar secara online menunjukkan dampak dari serangan yang diklaim. Terlihat petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di beberapa titik, di antaranya di tempat  pembangkit listrik.

Video lain, yang konon diambil di Poltava, menunjukkan sebuah bus listrik yang terbakar, tampaknya karena lonjakan listrik di jaringan.

Gubernur wilayah Kharkiv, Oleg Synegubov, dalam sebuah pernyataan di media sosial, mengatakan, saat ini tidak ada listrik atau pasokan air di beberapa pemukiman. "Layanan darurat bekerja untuk mengendalikan kebakaran di lokasi yang dilanda," katanya.

Pemadaman listrik telah mempengaruhi operasi kereta api Ukraina, yang melaporkan penundaan di seluruh negeri. Itu juga menghentikan sistem kereta bawah tanah di kota timur Kharkov.

Media Ukraina melaporkan, sejauh ini, layanan darurat telah berhasil memulihkan pasokan listrik hanya di wilayah Poltava, Sumy dan Dnepropetrovsk.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya