Berita

Gubernur DKI Jakarta saat kooperatif penuhi panggilan KPK/RMOL

Hukum

Kooperatif Datangi Panggilan KPK, Nama Anies Baswedan Makin Melambung

MINGGU, 11 SEPTEMBER 2022 | 22:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usai kooperatif memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait gelaran Formula E, sosok Anies Baswedan semakin memlambung di hadapan publik.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam  berpendapat, Anies tidak seperti kepala daerah lainnya yang sering menunda jadwal pemeriksaan KPK. Gubernur DKI Jakarta itu justru menunjukkan sikap kooperatif saat diundang tim penyelidik KPK.

Hasilnya, citra positif didapat Anies karena dianggap memiliki komitmen tinggi dalam penegakan antikorupsi di tanah air.


Baginya, apa yang ditunjukkan Anies merupakan bentuk sikap seorang pemimpin sejati. Pada saat dipanggil oleh KPK, Anies langsung mendatangi KPK.

“Pemanggilan Anies oleh KPK justru menjadi panggung bagi Anies, bukan negatif tapi justru positif bagi Anies," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (11/9).

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, mantan Mendikbud era pemerintahan awal Presiden Jokowi ini diuntungkan atas sikapnya itu. Sebab, publik akan menganggap Anies mendukung pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang dilakukan KPK.

"Anies tidak seperti kepala daerah dan pejabat negara lain yang cenderung menunda-nunda pada saat dipanggil KPK. Dengan adanya hal yang demikian, maka tentu akan semakin melambungkan nama Anies sebagai kandidat presiden pada 2024 mendatang," pungkas Saiful.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya