Berita

Ratu Elizabeth II/Net

Dunia

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen: Ratu Elizabeth II adalah Teladan Dunia

SABTU, 10 SEPTEMBER 2022 | 06:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah pejabat tinggi di Taiwan ikut merasakan kehilangan atas meninggalnya Ratu Inggris Elizabeth II, termasuk presiden Tsai Ing-wen.

Tsai dalam pernyataannya pada Jumat (9/9) menyampaikan penghormatan kepada raja terlama Inggris dan ucapan duka cita mendalam.

"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada Keluarga Kerajaan, Inggris & Persemakmuran atas meninggalnya Yang Mulia Ratu Elizabeth II," tulis Tsai di media sosial, seperti dikutip dari Taiwan News, Sabtu (10/9).


“Taiwan mengingat dan merayakan kehidupan kepemimpinan dan pelayanannya, yang menjadi teladan bagi orang-orang di seluruh dunia," ujarnya.

Sementara itu juru bicara Kantor Kepresidenan Xavier Chang mengatakan kematian Ratu Elizabeth II adalah kehilangan besar bagi Inggris dan komunitas internasional.

"Taiwan dan Inggris adalah satu hati dan pikiran, dan akan mengingat kontribusi seumur hidup ratu untuk perdamaian dan kemakmuran dunia," kata Chang.

"Selama tujuh dekade sebagai ratu, Inggris tetap menjadi tulang punggung aliansi demokrasi global," ujarnya, menambahkan bahwa Taiwan akan terus bekerja dengan Inggris untuk nilai-nilai bersama mereka dalam menghadapi ekspansi otoriter.

Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan telah menyampaikan belasungkawa pemerintah kepada penerus tahta ratu, Raja Charles III atas meninggalnya sang ibu melalui kantor perwakilannya di London.

"Menteri Luar Negeri Joseph Wu berbicara dengan Perwakilan Inggris untuk Taiwan John Dennis melalui telepon untuk menyampaikan belasungkawa," kata kementerian itu.

Ratu Elizabeth II meninggal dengan tenang di usia 96 tahun di Kastil Balmoral Skotlandia, di mana sebelumnya dia ditempatkan di bawah "pengawasan medis" pada Kamis malam.

Dengan meninggalnya sang ratu, putranya yang berusia 73 tahun kini resmi menjadi kepala negara Inggris dan 14 kerajaan lainnya, termasuk Australia, Kanada, dan Selandia Baru.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya