Berita

Pasukan India dan China di perbatasan/Net

Dunia

Kurangi Ketegangan, India dan China Tarik Pasukan dari Perbatasan

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2022 | 15:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India dan China tampaknya mulai bersepakat untuk menurunkan ketegangan di perbatasan Himalaya. Ini dibuktikan dengan penarikan pasukan kedua belah pihak dari daerah perbatasan Gogra-Hotsprings.

Penarikan pasukan dilakukan menjelang pertemuan Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Uzbekistan pada pekan depan. Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri India Narendra Modi diperkirakan akan turut hadir.

"Kontak mata-ke-mata telah berakhir," kata sumber pertahanan India pada Kamis (8/9).


Kedua negara mengatakan penarikan pasukan dilakukan dengan cara terkoordinasi untuk membantu menjaga perdamaian di perbatasan. Meski begitu, kedua negara masih memiliki ribuan tentara berbaris di sepanjang perbatasan yang dikenal sebagai Garis Kontrol Aktual (LAC).

"Ini adalah langkah pertama menuju LAC yang lebih tenang," kata sumber tersebut, seperti dimuat Reuters.

Informasi ini juga disampaikan oleh Kementerian Pertahanan China pada Jumat (9/9).

"Ini kondusif untuk menjaga perdamaian dan ketenangan di wilayah perbatasan," kata kementerian.

India dan China berbagi perbatasan sepanjang 3.800 km tanpa batas, di mana pasukan mereka mematuhi protokol lama untuk menghindari penggunaan senjata api apa pun.

Sejak Juni 2020, telah terjadi 16 putaran pertemuan antara komandan militer senior dari kedua negara, ketika pasukan India dan China bentrok di daerah Galwan wilayah Ladakh.

Sedikitnya 20 tentara India dan empat tentara China tewas dalam pertempuran satu lawan satu, yang menyebabkan eskalasi tajam dalam ketegangan antara raksasa Asia yang bersenjata nuklir.

India memindahkan sekitar 50 ribu tentara di sepanjang daerah yang diperebutkan di Ladakh untuk menyamai pengerahan China, beberapa di antaranya di ketinggian lebih dari 15.000 kaki.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya