Berita

Rekayasa lalu lintas di sekitar Monumen Nasional menghadapi demonstrasi, Jumat, 9 September 2022/Net

Presisi

Antisipasi Kemacetan Parah, Polisi Rekayasa Lalu Lintas di DPR dan Monas Lokasi Demo

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2022 | 09:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sejumlah rekayasa lalu lintas diberlakukan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya di sekitaran Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, pada Jumat (9/9).

Rekayasa lalu lintas dengan menutup sejumlah ruas jalan sebagai antisipasi kemacetan di kawasan tersebut akibat adanya unjuk rasa atau penyampaian pendapat.

Dikutip redaksi dari akun instagram @tmcpoldametro, penutupan terjadi di tiga titik. Pertama, arus lalu lintas yang akan menuju ke Jalan Veteran III diluruskan ke traffic light Harmoni.


Kedua, arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk yang akan lurus ke Jalan Majapahit dibelokkan ke kiri ke Jalan Juanda.

Terakhir, arus lalu lintas dari Jalan MH. Thamrin yang akan menuju Bundaran Patung Kuda Arjuna Wihaha dibelokkan ke kiri atau ke kanan menuju Jalan Kebon Sirih.

Penutupan sendiri akan dilakukan pada pukul 11.00 WIB pagi nanti.

Sementara itu, Ditlantas Polda Metro Jaya juga menerapkan rekaya lalu lintas untuk ruas jalan sekitar Gedung DPR-MPR di Senayan.

Pertama, kendaraan dari ke Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Gedung DPR-MPR akan dibelokkan ke kiri ke Jalan Gerbang Pemuda.

Kedua, kendaraan dari Jalan Gerbang Pemuda yang akan belok ke kiri, diimbau untuk putar balik di bawah kolong jembatan Ladogi. Terakhir, kendaraan dari Jalan Gerbang Pemuda menuju Jalan Gelora dibelokkan ke kiri ke Jalan Asia Afrika.

Polisi pun mengimbau masyarajat agar tidak melintas di kawasan tersebut saat jam-jam sibuk, seperti siang hari dan jam pulang kantor atau sore hari.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya