Berita

Pernikahan Ratu Elizabeth II/Net

Dunia

Modi Mengenang Ratu Elizabeth II: Dia Menunjukkan Saputangan Hadiah Pernikahan dari Mahatma Gandhi dan Kisah tentang Kado Itu

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2022 | 09:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepergian Ratu Inggris Elizabeth II  membuat Perdana Menteri Narendra Modi merasakan duka mendalam.

Berbagi foto lama bersama Ratu Elizabeth II di Twitter pada Kamis (8/9), Modi memberikan penghormatan terakhir kepada raja terlama Inggris yang ia sebut memberikan kepemimpinan yang menginspirasi bagi bangsa dan rakyatnya.

"Dia mempersonifikasikan martabat dan kesopanan dalam kehidupan publik," kata Modi, mengingat pertemuannya yang berkesan dengan Ratu pada 2015 dan 2018, seperti dikutip dari India Today, Jumat (9/9).


"Saya tidak akan pernah melupakan kehangatan dan kebaikannya. Dalam salah satu pertemuan dia menunjukkan kepada saya saputangan yang diberikan Mahatma Gandhi di pernikahannya. Saya akan selalu menghargai sikap itu," kata Perdana Menteri.

Ratu Elizabeth II menikah dengan Pangeran Philip di Westminster Abbey pada 20 November 1947, beberapa minggu setelah kemerdekaan India dan Pakistan.

Ada kisah lucu yang tersimpan tentang hadiah pernikahan dari Mahatma Gandhi.

Saat itu, Mahatma Gandhi ingin mengirim hadiah kepada Ratu. Atas saran Lord Louis Mountbatten, yang merupakan gubernur jenderal terakhir India, Gandhi  mengirim renda katun rajutan dengan tulisan 'Jai Hind' di tengahnya, dibuat dari benang yang dia pintal sendiri.

Ketika kiriman itu tiba di London dalam sebuah kotak, para pembantu rumah tangga kerajaan Inggris kebingungan dengan maksud hadiah tersebut.

Pamela Hicks, putri Mountbatten dan salah satu pengiring pengantin putri bercerita kepada The Daily Telegraph.

“Putri Elizabeth telah menulis surat manis yang meminta saya untuk menjadi salah satu pengiring pengantinnya dan saya, tentu saja, merasa terhormat untuk menerima. Sebelum kami pergi, orangtua saya bertemu Mahatma Gandhi yang mengatakan ingin  memberikan hadiah kepada Putri Elizabeth, tetapi semua hartanya sudah ia berikan dan tidak ada lagi yang tersisa," kisahnya.

"Ayah saya kemudian berkata, bahwa dia masih memiliki  roda pemintal. 'Jika kain bisa dibuat dari benang yang Anda pintal, itu seperti menerima Permata Mahkota,' kata Ayah. Jadi, ia melakukannya, dan kami membawa hadiahnya ke Inggris untuk pernikahan.  Tetapi Ratu Mary (nenek Ratu) salah mengira bahwa itu cawat (pakaian dalam) dan itu adalah hadiah yang paling 'tidak sopan'.

Bertahun-tahun kemudian, Ratu menunjukkan saputangan berenda itu kepada Modi selama pertemuan mereka di Istana Buckingham pada April 2018.

Hingga kini, renda adalah salah satu dari beberapa item terkait India dalam Koleksi Kerajaan. Pada tahun 2017, Ratu menjadi tuan rumah resepsi besar untuk Tahun Kebudayaan Inggris-India.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya