Berita

Ratu Elizabeth II/Net

Dunia

Australia Ikut Berduka, PM Albanese Kutip Kata-kata Mendiang Ratu Elizabeth II: Kesedihan adalah Harga yang Kita Bayar untuk Cinta

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2022 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Australia ikut berduka setelah kabar meninggalnya Ratu Elizabeth II diumumkan oihak Kerajaan Inggris pada Kamis (9/9) waktu setempat.

Perdana Menteri Anthony Albanese memimpin penghormatan Australia kepada Ratu setelah kematiannya, mengatakan bahwa sang ratu melakukan tugasnya dengan kesetiaan, integritas, dan humor.

"Dengan meninggalnya Ratu Elizabeth II, sebuah pemerintahan bersejarah dan umur panjang yang diabdikan untuk tugas, keluarga, iman, dan pelayanan telah berakhir," kata Albanese, seperti dikutip dari 9News, Jumat (9/9).


"Pemerintah dan rakyat Australia menyampaikan belasungkawa terdalam kepada Keluarga Kerajaan, yang berduka untuk ibu, nenek, dan nenek buyut tercinta—orang yang selama ini menjadi kekuatan batin terbesar mereka," ujarnya.

Ia menambahkan, hati orang Australia tertuju kepada orang-orang Inggris yang berduka,  yang menyadari bahwa mereka kehilangan bagian dari apa yang membuat bangsa mereka utuh.

Ia kemudian mengutip kata-kata raja Inggris terlama yang menyelesaikan enam belas tur ke Australia selama hidupnya itu.

"Ada kenyamanan yang dapat ditemukan dalam kata-kata Yang Mulia sendiri: 'Kesedihan adalah harga yang kita bayar untuk cinta'," katanya.

Ratu Elizabeth II membuat pidato pertamanya di Australia pada tahun 1954.

Australia adalah negara persemakmuran Inggris. Secara formal, Australia adalah monarki konstitusional, yang berarti Ratu adalah kepala negara.

Menurut situs web keluarga kerajaan, ketika Ratu mengunjungi Australia, dia berbicara dan bertindak sebagai Ratu Australia, dan bukan sebagai Ratu Inggris. Bekas koloni Inggris lainnya memiliki pengaturan serupa (Jamaika, misalnya) tetapi Australia adalah salah satu wilayah Ratu terbesar dan terjauh, dan untuk beberapa alasan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya