Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Keluarga dan Kerabat Tahanan Memprotes Hukuman Mati di Iran

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2022 | 13:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Keluarga tahanan yang telah dijatuhi hukuman mati di Iran melakukan protes di depan Pengadilan Revolusi Islam Karaj baru-baru ini. Mereka memegang plakat bertuliskan "Hentikan eksekusi!"

Video yang beredar di media sosial menggambarkan bagaimana keluarga daan kerabat berupaya menyelamatkan orang yang mereka cintai. Berharap pemerintah mengganti hukuman dan menghapus eksekusi mati yang dianggap tidak sejalan dengan hak-hak manusia.

Masyarakat Hak Asasi Manusia Iran melaporkan, setidaknya 18 tahanan yang dijatuhi hukuman mati telah dipindahkan ke sel isolasi dari penjara pusat Karaj, Minab, dan Gohardasht ke berbagai penjara di wilatah lain di Iran. Setidaknya 388 eksekusi telah dicatat di Iran tahun ini, menurut organisasi itu, seperti dilaporkan The Lite News.


Beberapa sumber hak asasi manusia, termasuk Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia, mengatakan lebih dari 85 persen eksekusi di Iran dilakukan "secara rahasia dan tanpa informasi resmi dan publik."

Sejak Kepala Peradilan dikendalikan oleh Gholamhossein Mohseni-Ejei yang mantan Menteri Intelijen, vonis hukuman mati menjadi meningkat.

Aktivis mengatakan bahwa Iran berada dalam pergolakan tindakan keras besar-besaran ketika protes berlanjut atas kondisi kehidupan dalam krisis ekonomi yang parah.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya