Berita

Pangkalan udara Saky di Krimea/Net

Dunia

Militer Ukraina Dipuji atas Suksesnya Serangan Rudal yang Menghantam Pangkalan Militer Rusia di Krimea

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2022 | 11:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina mengatakan bahwa mereka telah melakukan serangan rudal yang menghantam pangkalan militer Rusia di Krimea.

Valeriy Zaluzhnyi, Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, pada Rabu (7/9) untuk pertama kalinya mengakui bahwa Ukraina telah melakukan serangan rudal yang menghantam pangkalan udara Saky di Krimea, yang terjadi pada 9 Agustus lalu.

"Ukraina telah berhasil melakukan serangan rudal di pangkalan militer musuh, termasuk lapangan terbang Saki," tulis Zaluzhnyi dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh kantor berita Ukrinform yang dikelola negara.


Serangan itu menghancurkan setidaknya sembilan pesawat militer, termasuk pesawat tempur Su-30SM dan pembom Su-24M.

Kepala Krimea yang ditunjuk Rusia mengatakan pada saat itu bahwa satu orang tewas. Beberapa bangunan di pangkalan yang mungkin menyimpan amunisi juga hancur. Namun, Moskow menjelaskan peristiwa itu sebagai 'kecelakaan' yang dibantah oleh  para analis dengan  mengatakan bahwa citra satelit menunjukkan kemungkinan serangan oleh pasukan Ukraina.

Saat Moskow menklaim itu sebagai kecelakaan, Militer Ukraina dengan sinis mengomentari 'jangan-jangan itu disebabkan oleh perokok di area yang tidak sah'.

Serangan yang menimbulkan ledakan besar itu dipuji Zaluzhnyi  sebagai 'kesuksesan' upaya angkatan bersenjata Ukraina untuk secara fisik mentransfer pertempuran ke wilayah Krimea dalam beberapa pekan terakhir.

“Kita berbicara tentang serangkaian serangan rudal yang berhasil di pangkalan udara Rusia di Krimea, pertama-tama, di lapangan terbang Saky,” kata Zaluzhniy dan Zabrodskiy dalam artikel tersebut.

Serangan itu akan membuktikan kepada Rusia bahwa mereka  benar-benar telah mengalami kerugian, kegagalan, dan yang paling penting, biaya perang yang terbuang sia-sia, kata mereka.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya