Berita

Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

Dikukuhkan Maruf Amin, Herman Deru Dipercaya Sebagai Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Sumsel

RABU, 07 SEPTEMBER 2022 | 21:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru resmi dikukuhkan sebagai Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumatera Selatan, sedangkan  Wakil Gubernur Mawardi Yahya  dipercaya sebagai Wakil Ketua KDEKS Sumsel.

Pengukuhan itu dipimpin langsung Wakil Presiden Maruf Amin, selaku Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Pusat, di Kantor BSB Jakabaring, Palembang, Sumsel, Rabu (7/9).

"Saya berharap kepengurusan KDEKS Sumsel dapat segera bekerja dan mengambil langkah strategis berkoordinasi dengan pusat, daerah bahkan lintas daerah untuk menjalankan kebijakan ekonomi," ujar Maruf Amin saat mengukuhan Pengurus KDEKS dan Pengurus MES Provinsi Sumsel.


Dia menyampaikan, salah satu tujuan syariah itu adalah membangun kehidupan yang layak. Oleh karena itu, dia sangat optimis dan yakin akan dapat mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai produsen halal terkemuka di dunia, dengan terus menggiatkan jihat ekonomi secara berjamaah.

"Untuk itu diperlukan gerakan lebih cepat dan lebih kompak tidak hanya di pusat tapi terlebih didaerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat," katanya.

Selain itu, Maruf Amin juga menyebutkan, ekosistem daerah harus dibangun dan diperkuat agar berbagai program dapat terimplementasi dengan baik. Begitu juga, sinergi pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi sebuah peniscayaan.

Dia pun berharap kepengurusan MES Sumsel dapat segera merumuskan dan melaksanakan program kerja dengan sebaik-baiknya.

"MES juga diharapkan sebagai mitra KDEKS Sumsel dalam mengakselarasi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Sumsel dalam membangun Ketahanan Ekonomi Nasional," pesannya.

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan, ekonomi dan keuangan syariah sudah banyak berperan dalam mendorong perkembangan ekonomi di Sumsel yang menujukan perkembangan sangat baik.

"Peran perbankan, koperasi dan lembaga-lembaga keuangan syariah yang semakin meningkat dalam mengawal stabilitas sistem keuangan di Sumsel," katanya.

Menurutnya, semakin kuatnya pemberdayaan pesantren akan semakin banyak pelaku usaha syariah yang mampu menangkap peluang dan terus meningkatkan kapasitas dan fasilitas untuk sertifikasi halal pada produk UMKM.

"Hal ini sejalan dengan apa yang menjadi amanat dari KNEKS yaitu mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah guna mendukung ketahanan ekonomi nasional," sambungnya.

Lanjutnya, Pemprov Sumsel tercatat sebagai provinsi ke tiga di Indonesia yang telah membentuk KDEKS. Diharapkan, terbentukan kepenguruaan KDEKS Sumsel akan semakin mendorong pengembangan ekositem industri halal dengan model bisnis, permodalan, dan akses pasar yang lebih baik dan mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Sumsel.

"Ke depan diharapkan KDEKS Sumsel akan menjadi motor penggerak dalam pembangunan usaha untuk memacu pertumbuhan dunia usaha dan memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat menuju Sumsel Maju untuk Semua," pungkasnya.

Adapun dalam formatur kepengurusan KDEKS Sumsel yang dikukuhkan, juga ada Sekretaris Daerah Sumsel SA Supriono sebagai Sekretaris KDEKS. Kemudian Direktur Eksekutif KDEKS Sumsel, Kholid Mawardi dan Wakil Direktur Eksekutif KDEKS Ahmad Syamsudin.

Sementara yang dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus MES Sumsel adalah  Ahmad Syamsudin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya