Berita

Komika Pandji Pragiwaksono. (Netflix)

Politik

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 11:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat menilai kegaduhan yang muncul akibat pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea milik Pandji Pragiwaksono berkembang liar hingga memunculkan berbagai tudingan, termasuk narasi ekstrem soal “antek asing”.

Menurut Hensat, secara sederhana kegaduhan tersebut berangkat dari ekspresi kekesalan Pandji yang dituangkan lewat materi komedi. Ia menyebut, keresahan memang menjadi bahan utama seorang komika dalam berkarya.

“Dalam situasi yang kita anggap cair, itu memang forumnya kita, atau panggung kita, atau rumah kita, kan bercandanya begitu. Tapi kalau menurut saya intinya Panji lagi kesel aja. Jadi kalau kesel ya begitu, menumpahkan kekesalannya. Karena setahu saya komika itu bahannya dari keresahan,” kata Hensat lewat kanal Youtube miliknya, Kamis, 15 Januari 2026.


Ia menambahkan, sebagian keresahan Pandji dalam Mens Rea memang banyak dikaitkan dengan sosok Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sehingga memicu reaksi keras dari sebagian publik.

Hensat mengingatkan, menonton stand up comedy pada dasarnya adalah pilihan sadar untuk mencari hiburan dan tawa. Karena itu, ia menilai tidak logis jika penonton justru datang dengan ekspektasi untuk marah.

“Pada saat memutuskan nonton stand up comedy, ya memang memutuskan untuk ingin ketawa. Jadi kalau pada saat nonton marah, ya nggak usah ditonton lagi,” ujarnya.

Namun demikian, Hensat mencatat kegaduhan Mens Rea justru membesar setelah tayang di platform Netflix. Dari situ, berbagai spekulasi pun bermunculan dan berkembang ke arah teori konspirasi.

“Hah, Netflix? US nih. Pandji tinggal di US nih. So, apakah ini memang gerakan-gerakan dari US yang ingin mengganggu ketenangan bangsa ini?” ujar Hensat menirukan narasi yang berkembang di publik.

Ia menyebut, bahkan ada yang mengaitkan polemik tersebut dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal ancaman “antek asing”.

"Kenapa pada saat viral dia ada Amerika?" tanya Hensat.

Meski demikian, Founder Lembaga Survei Kedai Kopi itu menegaskan bahwa Pandji bukanlah sosok yang kabur ke luar negeri. Ia menyebut, komika tersebut memang menetap di Amerika Serikat.

"Karena dia tinggal di Amerika, tambah lagi itu tadi keterangan konspirasinya. Apakah ini memang kiriman? Apakah ini agen?" tanya Hensat lagi.

Lebih jauh, Hensat juga menyoroti kemungkinan bahwa kegaduhan Mens Rea justru menutupi isu-isu serius lain yang tengah terjadi di dalam negeri.

Hensat pun mempertanyakan apakah kegaduhan seputar Mens Rea justru menutupi berbagai persoalan serius di dalam negeri, mulai dari bencana di Sumatera hingga pembahasan RKUHAP. Menurutnya, polemik tersebut terlihat kontras karena baik Panji maupun Gibran sama-sama tampak santai menyikapinya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya