Berita

Polda DIY memberikan keterangan pers pengungkapan penyalahgunaan BBM subsidi/Net

Presisi

Ungkap 6 Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi, Polda DIY Bongkar Modusnya

RABU, 07 SEPTEMBER 2022 | 21:30 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengungkap enam kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi periode April hingga awal Agustus 2022. Para pelaku memodifikasi kendaraan agar bisa untuk menampung BBM  bersubsidi lebih banyak.

Dari enam kasus ini, tiga diantaranya diungkap Direskrimsus Polda DIY. Sedangkan tiga kasus lainnya dari Polres Sleman, Gunungkidul dan Kulonprogo.

"Polda DIY menemukan adanya pelanggaran-pelanggaran terhadap BBM yang sudah kami tangani" kata Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda DIY AKBP Riyanto, Rabu (7/9).


Modus yang sering digunakan adalah memodifikasi tangki BBM agar mampu menampung banyak. Di samping itu, mereka juga membeli BBM di lebih dari satu SPBU dan langsung memindahkannya ke dalam jerigen.

Mereka yang diamankan kini tengah menjalani proses pemberkasan. Namun ada juga yang sudah memasuki tahap peradilan di Pengadilan setempat. Tujuh orang tersangka berhasil mereka amankan bersama barang bukti.

"Enam orang kita tahan namun yang 1 orang tidak, hanya wajib lapor," papar Riyanto.

Untuk kasus pertama Polda DIY mengamankan TY, 44,  warga Godean Sleman. Pelaku telah memodifikasi tangki BBM dengan dipasang pompa aquarium, 4 drum besi warna merah putih, 1 buah tangki besi modiifikasi kapasitas 300 Liter; 1 buah tangki besi modifikasi kapasitas 70 liter, 10 jerigen kosong.

Menurut Riyanto, TY telah memodikasi mobilnya dengan kapasitas yang lebih besar. Ada petugas yang curiga dengan mobil tersebut karena mengisi dalam jumlah besar. Setelah dibuntuti ternyata yang bersangkutan juga mengisi lagi dengan BBM sama.

"Dia kemudian kami amankan. Sekarang menjalani proses persidangan," terangnya.

Kemudian penyelewengan BBM bersubsidi terjadi di Kapanewon Minggir Sleman. Di mana Polda DIY mengamankan AD, 39,  warga minggir. Modus yang digunakan adalah membeli berbagai jenis BBM menggunakan jerigen yang diletakkan di dalam mobil.

Dari tangan tersangka diamankan 1 unit mobil carry, 35 liter Bio Solar dalam sebuah jerigen, 2 jerigen 35 liter Pertalite. Serta struke pembelian SPBU yang baru saja mereka terima ketika membeli bahan bakar.

"Guna mengelabui petugas dia melakukan pembelian tidak hanya di satu SPBU saja," ujar dia.

Polisi juga mengamankan HY, 37, dan UN, 40, warga Semarang. Modus yang digunakan keduanya mirip dengan TY yaitu memodifikasi truk engkelnya dengan tangki yang kapasitasnya lebih besar yaitu 5.000 liter.

Sales Manager Pertamina Area Jateng-DIY Ivan Syuhada menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya sehingga wilayah DIY bisa mengungkap penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Menurut dia, saat ini pemerintah mengambil kebijakan penyesuaian harga BBM bersubsidi namun harga tersebut sebenarnya masih jauh dari harga ekonomis. "Kami berharap kerjasama untuk mengawal kebijakan pemerintah terkait BBM bersubsidi ini," katanya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya