Berita

Liz Truss resmi jadi Perdana Menteri Inggris/Net

Dunia

Liz Truss Umumkan Kabinet Baru, Pendukung Rishi Sunak yang Jadi Saingannya Dipecat

RABU, 07 SEPTEMBER 2022 | 10:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris, Liz Truss menunjuk sejumlah menteri baru ke dalam kabinet.

Beberapa pendukung Rishi Sunak yang menjadi saingannya dipecat, termasuk Dominic Raab, Grant Shapps, George Eustice dan Steve Barclay.
Pendukung terdekat Truss  mendapat penghargaan terbesar, di mana Kwasi Kwarteng, James Cleverly dan Suella Braverman masing-masing menjadi  Menteri Keuangan Inggris, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Dalam Negeri.

Therese Coffey, yang dianggap sebagai orang kepercayaan terdekat Truss di Westminster diangkat menjadi Menteri Kesehatan dan Wakil Perdana Menteri yang baru, seperti dilaporkan The National.

Therese Coffey, yang dianggap sebagai orang kepercayaan terdekat Truss di Westminster diangkat menjadi Menteri Kesehatan dan Wakil Perdana Menteri yang baru, seperti dilaporkan The National.

Brandon Lewis telah ditunjuk sebagai Lord Chancellor dan Menteri Keadilan.

"Ben Wallace telah diangkat kembali sebagai Menteri Pertahanan," kata Downing Street.

Simon Clarke menjadi Menteri Negara Perumahan dan Komunitas.

Kemi Badenoch telah ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan Internasional dan Presiden Dewan Perdagangan.

Dua menteri senior era Boris Johnson, Nadine Dorries dan Priti Patel, mendahului pengumuman Truss dengan mengatakan mereka mundur dari jabatan mereka.

Patel mengatakan dia akan mengundurkan diri sebagai menteri dalam negeri begitu penggantinya ada, sementara Dorries, sekretaris budaya, mengatakan dia akan meninggalkan Kabinet dan secara luas diperkirakan akan pindah ke House of Lords.

Pemerintah Truss diperkirakan akan menghadapi krisis energi dan inflasi yang melonjak , didorong oleh invasi Rusia ke Ukraina, dampak pandemi Covid-19  dan Brexit.

Inflasi Inggris telah meningkat di atas 10 persen untuk pertama kalinya dalam empat dekade. Bank of England memperkirakan akan mencapai 13,3 persen pada bulan Oktober, tetapi Bank mengatakan bahwa Inggris bisa memasuki resesi pada akhir tahun.

Tagihan rumah tangga diperkirakan akan melonjak 80 persen pada Oktober — tiga kali lipat dari biaya tahun lalu.

Selama kampanye kepemimpinannya, Truss telah menjanjikan bantuan bagi orang-orang yang berjuang untuk membayar tagihan mereka, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Truss mengatakan dia akan melanjutkan dukungan Inggris ke Ukraina , dan berjanji untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan Inggris menjadi lebih dari 2-3 persen dari PDB.

Dengan susunan kabinet baru di mana ada begitu banyak menteri di dalamnya, Truss dituntut untuk bisa memenuhi janjinya. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya