Berita

Pertemuan antara Puan Maharani dan Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, beberapa waktu lalu/Ist

Politik

Gerindra, PKB, dan PDIP Harus Konvensi Cari Pasangan Pilpres yang Ideal Menurut Masyarakat, Bukan Menurut Elite

RABU, 07 SEPTEMBER 2022 | 07:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pertemuan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani akhir pekan lalu menyiratkan bakal adanya sebuah kerja sama menuju tahun politik 2024. Namun, bukan berarti mereka tidak punya kendala.

Terutama soal siapa yang akan diusung sebagai calon presiden dari mereka. Gerindra yang mengusung Prabowo, PDIP yang potensial ajukan Puan, atau PKB dengan Muhaimin Iskandar.

Kendala lain, bisa jadi capres yang diajukan nanti tidak klop dengan keinginan masyarakat.


Untuk itu, Gerindra, PKB, dan PDIP disarankan untuk segera melakukan konvensi guna menyamakan persepsi tujuan mencari pasangan Pilpres 2024 yang ideal menurut masyarakat, bukan menurut kalangan elite.

"Sebaiknya Gerindra, PKB, dan PDI Perjuangan melakukan konvensi. Tujuan untuk mencari pasangan ideal menurut masyarakat dan bukan menurut elite," ujar peneliti senior Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (7/9).

Dengan begitu, kata akademisi Universitas Ibnu Chaldun ini, tiga partai politik (parpol) tersebut tetap bisa mendekatkan diri kepada masyarakat.

"Cara konvensi boleh dicoba. Mumpung waktu gelaran pencapresan masih lama. Artinya, mempunyai waktu panjang untuk meraih ruang publik, terutama di media massa," pungkas Dian.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya