Berita

Presiden Tsai Ing-wen dan Perdana Menteri Tuvalu Kausea Natano, saat upacara penyambutan di luar Gedung Kantor Kepresidenan di Taipei, Senin 5 September 2022/Net.

Dunia

Kunjungi Taipei, Perdana Menteri Tuvalu Tegaskan Komitmen Jadi Sekutu Abadi Taiwan

SELASA, 06 SEPTEMBER 2022 | 11:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Tuvalu kembali menyatakan komitmen untuk tetap berdiri teguh dan selalu menjadi sekutu setia dan abadi bagi Taiwan.
 
Hal itu disampaikan Perdana Menteri Tuvalu, Kausea Natano, saat menghadiri upacara militer yang diselenggarakan oleh Presiden Tsai Ing-wen di depan Gedung Kantor Kepresidenan pada Senin (5/9) waktu setempat.

Ini menandai kunjungan pertama Natano ke Taiwan sebagai perdana menteri sejak menjabat pada 2019.


"Kunjungan ini adalah bukti komitmen bersama dan tulus kami terhadap persahabatan lama kami yang terjalin sejak 1979, ketika kedua negara menjalin hubungan diplomatik," kata Natano, saat menyatakan janji negaranya,  seperti dikutip dari Taipei Times, Selasa (6/9).

"43 tahun ini akan menjadi kemitraan yang langgeng, tulus, dan bertahan lama di antara kami," katanya.

"Di masa ketidakpastian, kami terus berdiri teguh dalam komitmen kami untuk tetap menjadi sekutu ROC yang langgeng dan setia,” kata Natano, menggunakan nama resmi Taiwan, Republik China.

Natano juga berterima kasih kepada Taiwan atas dukungan yang ditawarkan kepada negaranya selama beberapa dekade terakhir.

Tsai pada bagiannya juga berterima kasih kepada Natano atas dukungan yang telah ditunjukkan Tuvalu kepada Taiwan di panggung internasional juga untuk persahabatan yang tak ternilai.

"Kedua belah pihak akan bertukar pandangan tentang perkembangan internasional dan isu-isu kepentingan bersama selama kunjungan, dan membahas cara-cara untuk lebih meningkatkan hubungan," kata Tsai.

Tuvalu adalah salah satu dari 14 negara anggota PBB yang memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya