Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Puan Bertemu Prabowo, Pengamat: Otak Atik Pencalonan Tunggu Fatwa Megawati Soekarnoputri

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 23:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Otak-atik pencalonan siapa yang bakal menjadi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang didukung PDI Perjuangan dianggap masih menunggu fatwa dari Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri.

Peneliti Senior Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata mengatakan, jika Partai Gerindra dan PDIP berkoalisi untuk capres-cawapres, maka diprediksi kuat yang didorong adalah Prabowo Subianto selaku Ketum Partai Gerindra dan Puan Maharani selaku Ketua DPP PDIP.

"Di mana Prabowo adalah Capres. Sedangkan Puan adalah cawapres. Ini jika menggunakan skema elektabilitas kandidat," ujar Dian kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/9).


Namun kata akademisi Universitas Ibnu Chaldun ini, jika menggunakan skema elektabilitas partai politik (parpol), maka Puan menjadi capres, sedangkan Prabowo menjadi cawapres.

"Namun, otak atik pencalonan dipastikan menunggu fatwa politik Megawati. Karena, di antara Gerindra dan PDIP masih ada diksi soal perjanjian batu tulis. Di mana diksi ini sempat  muncul di Pilpres 2019 dan menjadi bahan psywar (perang urat syaraf) di antara keduanya," pungkas Dian.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya