Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Survei: Elektabilitas Prabowo Masih Teratas, Anies dan Ganjar Saling Tempel

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 16:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto amsih menjadi figur yang paling diidamkan publik untuk menjadi calon presiden (Capres) pada Pemilu Serentak 2024. Elektabilitas dia, sudah menyentuh angka 30,6 persen.

Begitu temuan survei yang dipaparkan Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional Gema Nusantara Bakry dalam webinar "Dinamika Perilaku Memilih Capres dan Parpol Jelang Pemilu 2024 Serta Persepsi dan Sikap Publik Terhadap Isu Nasional", Senin (5/9).

"Pada elektabilitas tiga besar ada Prabowo Subianto (30,6 persen), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (18,9 persen), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (16,8 persen)," ujar Gema.


Menyusul di belakang tiga nama itu, lanjutnya, ada tiga tokoh dengan elektabilitas bersaing. Yakni, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (7,4 persen), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (5,4 persen) dan Menteri BUMN Erick Thohir (4,2 persen).

Nama-nama lainnya dengan elektabilitas di bawah 4 persen ada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Menteri Parekraf Sandiaga Uno, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Sementara masih ada responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 10,7 persen," pungkasnya.

Survei dilakukan pada tanggal 29 Agustus-2 September 2022 di 34 provinsi yang ada di seluruh Indonesia. Survei melibatkan 1.230 responden yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara systematic random sampling.

Ambang kesalahan atau margin of error 2,79 persen  dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya