Berita

Polisi merilis dua tersanka penusukan massal di 13 lokasi di Kanada yang menewaskan 10 orang dan melukai 15 lainnya, pada Minggu 4 September 2022/Net

Dunia

Penusukan Massal di Kanada: 10 Orang Tewas dan 15 Luka-luka, Pelaku Masih Buron

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 10:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sepuluh orang dilaporkan tewas dan banyak lainnya terluka setelah dua penyerang melakukan penusukan massal di beberapa lokasi di daerah pedesaan Provinsi Saskatchewan, Kanada.

Informasi tersebut dikonfirmasi Royal Canadian Mounted Police (RCMP) pada Minggu sore (4/9) waktu setempat, memperingatkan bahwa para tersangka yang masih belum tertangkap memiliki senjata dan berbahaya.

"Kami telah menemukan 10 orang yang meninggal di 13 lokasi di komunitas James Smith Cree Nation dan Weldon, Saskatchewan," kata asisten komisaris RCMP, Rhonda Blackmore, seperti dikutip dari AFP, Senin (5/9).


"Beberapa korban tambahan telah terluka, 15 di antaranya pada saat ini telah diangkut ke berbagai rumah sakit," katanya, mencatat bahwa mungkin ada korban cedera tambahan dalam insiden tersebut.

"Kami yakin beberapa korban telah menjadi sasaran, sementara yang lain diserang secara acak," tambah Blackmore.

Pihak berwenang Saskatchewan mengidentifikasi dua tersangka laki-laki serta kendaraan mereka, dan karena mereka berkeliaran, peringatan darurat diperluas ke seluruh provinsi.

"Karena para tersangka masih buron, kami juga telah meminta agar kewaspadaan diperluas ke Manitoba dan Alberta," kata RCMP.

"Pada saat ini, kami tidak memiliki indikasi mereka melakukan perjalanan ke provinsi lain," lanjutnya.

Sementara perburuan berlanjut, pihak berwenang mendesak masyarakat agar tidak meninggalkan lokasi yang aman, mendekati orang asing yang mencurigakan atau mengambil tumpangan, dan melaporkan aktivitas mencurigakan apa pun kepada pihak berwenang.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya