Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Jualan Senjata ke Taiwan, China Langsung Siapkan Langkah Balasan

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 09:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana Pemerintah Amerika Serikat untuk menjual senjata ke Taiwan telah mengundang reaksi marah dari China.

Lewat sebuah pernyataan yang disampaikan juru bicara Kedutaan Besar China di Washington Liu Pengyu di akun Twitternya, China mengecam langkah tersebut.

"China akan dengan tegas mengambil tindakan balasan yang sah dan diperlukan sehubungan dengan perkembangan situasi," kata Liu, seperti dikutip dari CGTN, Senin (5/9).


Pernyataan Liu datang setelah Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan Pentagon mengumumkan pada Jumat (2/9) bahwa Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui penjualan 60 rudal anti-kapal, 100 rudal udara-ke-udara dan dukungan logistik kontraktor ke Taiwan dalam kesepakatan senilai 1,1 miliar dolar AS.

Menyebut bahwa Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dicabut dari wilayah China, juru bicara itu mengatakan bahwa Amerika Serikat ikut campur dalam urusan internal China dan merusak kedaulatan dan kepentingan keamanan China dengan menjual senjata ke pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu.

"Langkah itu bertentangan dengan hukum internasional dan prinsip-prinsip dasar hubungan internasional, dan melanggar prinsip satu-China dan ketentuan dari tiga komunike bersama China-AS, khususnya komunike 17 Agustus," tegas Liu.

Dia juga menunjukkan bahwa apa yang dilakukan AS telah mengirimkan sinyal yang salah kepada pasukan separatis kemerdekaan Taiwan, dan sangat membahayakan hubungan China-AS serta perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya