Berita

Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Banten/Ist

Politik

Gelar Mukernas, Majelis dan Mahkamah Partai Tunjuk Muhammad Mardiono Sebagai Plt Ketum PPP

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 09:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Suharso Monoarfa tidak lagi menjabat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dia dicopot oleh Majelis dan Mahkamah Partai melalui Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) bertema “Konsolidasi dan Sukses Pemilu 2024”.

Dalam Mukernas yang digelar di Swis Belinn Hotel, Serang, Banten, pada Minggu (4/9) dan Senin (6/9) ini, Rapat Pengurus Harian DPP PPP juga menunjuk Muhammad Mardiono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP menggantikan Suharso.

“Saya menerima amanah yang diputuskan dalam rapat pengurus harian untuk mengisi jabatan Plt Ketua Umum PPP. Atas dukungan dan doa para kiai yang ada di majelis ini, Bismillah saya akan bekerja keras agar PPP bisa bangkit di Pemilu 2024,” ujar Muhammad Mardiono, dalam keterangannya yang diterima Redaksi, Senin (5/9).


Sementara itu, Ketua Majelis Syariah PPP, KH Mustofa Aqil Siradj, menyebut keputusan ini diambil atas usulan berbagai pihak. Ia pun berharap keputusan tersebut bisa bermanfaat dan lebih baik untuk partai.

“Kami tidak bisa menahan gejolak protes, suara, dan usulan dari berbagai pihak. Tidak kurang dari 10 kali pertemuan kami adakan untuk menanggapi gejolak ini. Keputusan ini semata-mata merespons kiai dan berbagai pihak,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Kehormatan PPP, KH Zarkasih Nur, mengaku tidak ada kebencian terhadap pemimpin yang lalu. Ke depannya, dia menyebut kepemimpinan partai akan dilakukan dengan penuh kebersamaan, persatuan, dan kasih sayang.

“Kami tetap berhubungan baik, tidak ada yang menaruh kebencian ataupun kemarahan. Tetapi dalam menghadapi masalah sekarang ini kami mengharapkan Suharso melepas tugasnya sebagai Ketua Umum PPP,” tutupnya.

Adapun Mukernas kali ini dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani, Pengurus Harian DPP PPP, serta Ketua dan Sekretaris dari 27 DPW PPP se-Indonesia. Pun dihadiri anggota DPR RI Fraksi PPP, M Amir Uskara dan Achmad Baidowi, serta Ketua Gerakan Pemuda Kabah (GPK), Habib Farhan Hasan Al Amri.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya