Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Anies dan Ganjar Bisa Bernasib Seperti Mahfud MD yang Kandas di Menit Akhir

MINGGU, 04 SEPTEMBER 2022 | 08:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tiket calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) masih ditentukan oleh partai politik (parpol). Artinya, sekalipun memiliki elektabilitas yang tinggi, calon tersebut belum tentu akan bisa tampil pada gelaran pilpres.

Salah satu contoh pahit dari kasus ini adalah nasib Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang kandas di menit-menit akhir pengusungan cawapres.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menegaskan, jika tidak ada tiket parpol, maka susah untuk mendapatkan rekomendasi sebagai capres atau cawapres. Begitu juga nasib Mahfud MD yang dulu tidak memiliki partai politik.


“Dia bisa kandas di menit-menit terakhir. Saya kira apa yang sudah pernah terjadi kepada Mahfud MD juga bisa sama bisa terjadi kepada siapapun, termasuk kepada Sandi, Ganjar, bahkan Anies Baswedan," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (4/9).

Pada akhirnya, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, demokrasi Indonesia memang ditentukan oleh parpol. Sebab, siapapun yang tidak punya kendaraan parpol, maka akan sulit untuk dapat berkompetisi, apalagi pada tingkatan pilpres.

"Kalau misalnya memaksakan untuk maju, maka saya kira sangat kecil kemungkinan untuk mendapatkan tiket capres. Kita lihat contoh misalnya Jokowi yang pada akhirnya memilih PDIP sebagai rumah politiknya, meskipun pada akhirnya Jokowi seperti lebih memilih menjaga jarak dengan PDIP," pungkas Saiful.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya